Olahraga

Melanggar Kode Etik, Kongres Asprov PSSI Sulsel 2019 Resmi Memberhentikan Dua Pengurus

MAKASSAR, METROTIMUR.COM – Ketua Asprov PSSI Sulawesi Selatan H. A. Erwin Hatta berdasarkan hasil kongres resmi memberhentikan 2 pengurus. Pemberhentian kedua pengurus dilakukan berdasarkan kesepakatan seluruh Exco.

Ketua Asprov PSSI Sulawesi Selatan, H. A. Erwin Hatta, mengatakan, bahwa Kongres tahunan ini adalah kegiatan yang wajib dilaksanakan oleh setiap Asprov. Tujuan Kongres Asprov PSSI adalah mengevaluasi Exco dan Club yang menjadi anggota PSSI.

“Kongres ini tujuannya adalah untuk mengevaluasi semua Club dan Exco yang bergabung di Asprov PSSI, itu tujuannya, ” kata Erwin Hatta, senin (16/9/19).

Lanjut Erwin Hatta, yang ke dua kongres Asprov PSSI adalah terkait ketetapan mengenai statuta Club PSSI 2019 yang ada di Sulsel. Adapun ketetapan tersebut menurut Erwin Hatta adalah ketetapan tentang pemberhentian Wakil Ketua Mulyadi SH dengan Exco Drs. H. Syamsuddin Umar.

“Jadi dari hasil evaluasi, melalui kongres tersebut kita tetapkan pemberhentian terhadap 2 orang pengurus,  yang mana dari hasil monev Exco, kedua pengurus tersebut dinilai telah melanggar kode etik organisasi. Exco mendorong itu, oleh karena itu kami di Asprov setelah mempelajari fakta – faktanya, melalui kongres tersebut saya sebagai Ketua Asprov PSSI Sulsel menetapkan memberhentikan sudara Mulyadi dan saudara Syamsuddin Umar, ” ungkap Erwin Hatta.

“Kedua pengurus yang diberhentikan karena ada aturan – aturan yang berlaku kemudian dilanggar, ada pelanggaran kode etik dan satunya lagi tidak aktif dalam setiap kegiatan, ” tambah Erwin Hatta.

Sebelum kebijakan Asprov Sulsel menetapkan pemberhentian Kedua Pengurus tersebut, seluruh Exco mengusulkan untuk meminta kepada Asprov PSSI Sulsel untuk memberhentikan Syamsuddin Umar dan Mulyadi dan keluar dari koridor Organisasi.

“Jadi ini hasil kesepakatan seluruh Exco melalui Kongres Asprov PSSI, artinya apa, saya selaku Ketua Asprov PSSI Sulsel tentu kemudian harus bertindak tegas karena syaratnya pengajuan dan fakta – faktanya dan kesepakatan seluruh Exco sepakat untuk menetapkan pemberhentian saudara Syamsuddin Umar san Mulyadi, jadi keputusan sepihak tapi ketetapan Kongres, itu yang perlu dipahami,” terang Erwin Hatta.

Baca juga :  Komunitas Kerabat Manggala Support Timnas Di Raja Mangala

Erwin Hatta berharap kepada seluruh pengurus PSSI disemua tingkatan untuk menjadikan proses ini, kedepan kita berharap semua harus bekerja sesuai dengan semangat PSSI dan mematuhi semua peraturan yang berlaku di PSSI.

“Jadi jangan kemudian ketetapan pemberhentian ini dipolitisasi dan dijadikan bola liar, sekali lagi pemberhentian kedua pengurus itu adalah ketetapan Kongres, ” kunci Erwin Hatta.

Seperti diketahui, Menurut Anggota Komite Exco PSSI Pusat, Yunus Nusi, kegiatan Asprov Sulsel ini patut diapresiasi karena kegiatan ini bisa menumbuhkan semangat majunya sepak bola di Sulsel khususnya dan Indonesia pada umumnya.

“Ucapan terima kasih kami kepada Asprov Sulsel dan Pak Erwin sebagai ketua, beliau masih semangat untuk menyelenggarakan Kongres Asprov.” ucap Yunus Nusi disela kegiatan kongres Aprov Sulsel yang dilaksanakan di Hotel Asyira,  Sabtu,  (14/9). (Ron).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top