Hukrim

Ada Apa Disperindag Provinsi Sita Minol di Makassar, Asosiasi THM: Kami Akan Laporkan ke KPK

Zulkarnain, Ketua Asosiasi THM Kota Makassar

MAKASSAR, METROTIMUR.COM – Sejumlah pengusaha Tempat Hiburan Malam (THM) Kota Makassar menyesalkan ulah Dinas Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan atas razia dan penyitaan minuman beralkohol jelang pergantian tahun.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Asosiasi THM Kota Makassar, Zulkarnain, dari keterangannya mengatakan, bahwa apa yang dilakukan oleh Diseperindag Provinsi Sulsel itu adalah hal yang sangat keliru.

“Ini gila namanya boss, masa Diseperindag Provinsi Sulsel sewenang wenang melakukan razia dan penyitaan minol, alasan yang mereka sampaikan karena tidak ada izin, padahal mereka keliru, bukan tidak ada izin tapi perpanjangan izin belum dikeluarkan oleh Pemkot Makassar, tapi tanda serah terima berkas perpanjangan sudah ada, yang punya kewenangan soal izin itu ada sama Pemkot Makassar bukan provinsi, ” kata Zulkarnain, senin malam (30/12/19).

Parahnya lagi kata Zulkarnain, selain merazia dan menyita, Disperindag yang juga didampingi dari pihak kepolisian melakuan pengancaman.

Saya yakin sambung Zulkarnain, ini hanya ini hanya akal – akalan saja Diseperindag Provinsi Sulsel, yah karena mau tahun baru jadi para penyalahgunaan kewenangan bergentayangan lagi, sambungnya.

Belum diketahui pasti apakah yang melakukan razia dan penyitaan minol disejumlah hiburan malam adalah Disperindag Kota Makassar atau Disperindag Provinsi Sulsel. Dari keterangan Zulkarnain, bahwa yang melakukan razia itu adalah Diseperindag Provinsi Sulsel.

“Disperindag Provinsi pak, saya berhadapan ko’, bukan kota, mereka suruh kami bayar izin ke mereka, ” ungkap Zulkarnain.

“Kelakuan Disperindag Provinsi Sulsel ini akan kami laporkan ke KPK, ada apa mereka datang main ancam – ancam sama pengusaha Hiburan, suruh bayar izinlah, apalah, padahal buka kewenangan mereka, kita bayar izin sama Pemkot Makassar bukan sama Provinsi, yang boleh nyita itu Kota bukan provinsi, ” kunci Zulkarnain

Baca juga :  Dinas Pertanahan Makassar Klaim Tanah Milik Warga, APHMI: BPN Tidak Konsisten Diatas Prodak Hukumnya

Dari hasil penelusuran melalu via telpon, senin malam (30/12/19), Dari keterangan Kabid Pengawasan dan Penindakan Disperindag Kota Makassar, Syahruddin membantah, ia berdalih bahwa razia dan penyitaan yang dimaksud di Publik dan Barkot itu bukan dari Disperindag Kota Makassar.

“Memang ada razia dan penyitaan minol kemarin malam, tapi bukan dari Disperindag Kota, tapi itu dari Provinsi, ” ungkapnya. (Ron)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top