W3.CSS
Makassar

Akibat Lorong Bersih Jadi Kubangan, Ketua RT: Begini Kalau Pimpinan dan Anak Buah Kerja Kajili – Jili

MAKASSAR, METROTIMUR.COM – Warga Kelurahan Panaikang Kecamatan Panakukang Kota Makassar kecewa dengan hasil kerja Pemkot Makassar.

Kekecewaan Warga Lr 2 dan Lr 3 RW 05 Kel. Panaikang terhadap kinerja Pemkot Makassar diakibatkan adanya penggalian pipa yang mengakibatkan lorong 2 dan 3 yang dulunya telah ditata rapi oleh warga kini menjadi kubangan lumpur.

“Masa begini caranya kerja, paping yang sudah ditata baik dan rapi, sekarang jadi berlumpur. Kita tidak tahu siapa yang harus bertanggung jawab, ada penggalian tanah dan pemasangan pipa air, intinya Pj Iqbal Suhaeb harus sikapi ini, bukan diam, jangan terlalu kajili – jili kalau kerja, ” kesal Salah satu Ketua RT, A. Salim, jum’at (27/12/19).

Foto: Kondisi Lr 3 RW 05 Kel. Panaikang Kec. Panakukang, Kota Makassar, jum’at (27/12/19).

Diketahui Lr 2 dan 3 RW 05 Kel. Panaikang Kec. Panakukang merupakan Lorong yang pernah meraih juara pertama tingkat Kecamatan dan Kota Makassar pada masa kepemipinan Danny Pomanto. Bahkan kata A. Salim, lorong tersebut pernah dikunjungi langsung oleh Ketua DPRD Bau -Bau Sultra dan LPM Bau – Bau.

“Ini lorong pernah juara tingkat Kecamatan dan Kota Makassar, bahkan pernah menjadi icon percontohan di era pak Danny Pomanto, barulah sekarang jadi begini, pernahki liat foto anak – anak bermain sambil tiduran di lorong, inimi lorongnya, bukamaki di internet, ” kata A. Salim.

Foto: Dokumentasi Kondisi Lorong 2 dan 3 RW 05 Kel. Panaikang Kec. Panakukang saat Kempinan Ir. Moh Ramdhan Pomanto

Lanjut A. Salim menyampaikan kekesalannya, kalau Pemkot mau menyelesaikan masaalah jangan menimbulkan masalah baru lagi.

“Liat mi sendiri, berlumpur apalagi musim hujan lagi, kita minta kepada Pemkot Makssar atau OPD terkait untuk tidak seenak perutnya kalau kerja, perhatikan kelanjutannya, lorong bagus jadi lorong kubangan, kita juga warga jadi tidak nyaman, ” kata A. Salim.

Baca juga :  Menteri Pemberdayaan Perempuan India Kunjungi Makassar

“Beginimi kalau kajili – jili (serampangan) asal kerja asal jadi. Maunya yang penting selesai, laporan sama boss, bossnya juga iya iya saja, ” tutup A. Salim. (Asl).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top