NEWS

Andi K. Lologau Resmi Menjadi Penasehat Keuangan dan BUMD Makassar

METROTIMUR, MAKASSAR – Mantan Kepala BPK RI Perwakilan Sulsel, Drs. H. Andi K. Lologau, SE, MM.Ak, CA, resmi menjadi penasehat Pemerintah Kota Makassar Bidang Keuangan dan BUMD.

Jabatan baru tersebut itu diketahui usai naskah keputusan Walikota tentang penunjukan penasehat Pemkot Makassar bidang keuangan dan BUMD diserahkan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Makassar, Erwin Syafruddin Haiya kepada yang bersangkutan, Sabtu (4/2/2017) .

Naskah keputusan walikota sudah saya serahkan tadi. Artinya, belau resmi menjabat sebagai penasehat sesuai dengan isi naskah itu,” ungkap Erwin.

“Dengan penunjukan beliau sebagai Penasehat Pemerintah Kota Makassar, diharapkan kinerja pengelolaan Keuangan dan BUMD pada Pemerintah Kota Makassar semakin optimal, akuntabel dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku “, ungkap Erwin Haiya.

Untuk diketahui, diera kepemimpinan Andi K Lologau, Pemkot Makassar telah meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan pemda 2015 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Penyerahan piagam diserahkan langsung oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Sulsel Alfiker Siringoringo. Andi K Lologau turut menyaksikan pemberian penghargaan tersebut di Gedung Keuangan Negara II, Makassar, (20/12/2016) lalu.

Pemberian opini oleh BPK terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) sejak 2015 lalu menggunakan sistem pengelolaan keuangan berbasis akrual. Sistem tersebut mengharuskan pencatatan laporan keuangan dilakukan dengan menyandingkan pendapatan dan biaya pada periode saat terjadinya transaksi kas, bukan pencatatan pada saat pendapatan tersebut diterima ataupun biaya tersebut dibayarkan (cash basis).

Olehnya itu, Erwin Haiya berharap capaian WTP untuk pertama kalinya diterima Makassar bisa dipertahankan bahkan lebih baik lagi ke depan dengan adanya penunjukan penasehat keuangan.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HEADLINE NEWS

To Top