banner-1

Politik

Apa Substansi Kisruh Smart Pete – pete, Anggaran atau Perijinan, Berikut RDPnya…!!

RDP Komisi C Bersama SKPD

Makassar, metrotimur.com – Ketua Komisi C DPRD Makassar, Rahman Pina, Kemarin, Jum’at (2/6/17) melalui Rapat Dengar Pendapat ( RDP) terus berupaya mencari sumber kebenaran penganggaran Prototipe Smart Pete – Pete yang di gunakan oleh Walikota Makassar, Danny Pomanto.

Seperti diketahui dalam RDP Komisi C bersama Dishub Makassar yang juga di hadiri oleh Kepala Inspektorat Zainal Ibarahim juga dari pihak ULP, mengatakan bahwa anggaran prototipe Smart Pete – pete adalah murni uang pribadi Danny Pomanto.

” kami tidak bisa mengaudit terkait anggaran prototipe Smart Pete – pete karena memang bukan aset Negara
karena tidak menggunakan APBD, olehnya kapasitas Inspektorat sampai di situ saja “, Kata Zainal Ibrahim Kepada Ketua Komisi C, Rahman Pina di hadapan anggota komisi C lainnya, kemarin, Jum’ at ( 2/6/17).

Upaya Ketua Komisi C, Rahman Pina dari pantaun saat RDP kemarin, jum’at (2/6/27), Rahman Pina memberikan gambaran atau perumpamaan sekaligus pertanyaan sisipan kepada Kepala Inspektorat, Zainal Ibrhim.

” dimana posisinya ketika saya atau pak asisten II atau anggota DPR ataukah Walikota kemudian menggunakan dana pribadi untuk atas nama Pemkot katakanlah saya Rahman Pina, kemudian menggunakan dana pribadi saya, kemudian atas nama lembaga DPR, bagaimana proses pencatatannya dan di mana masuknya, karena sudah jelas ini clear bahwa prototipe Smart pete – pete menggunakan dan pribadi, tetapi kalau itu dana pribadi tidak harus menggunakan logo Pemkot disitu, kemudian kita promosi kemana – mana dan atas nama Pemkot “, Kata Rahman Pina

Menjawab pertanyaan Ketua Komisi C, Zainal Ibrahim mengatakan, ” tupoksi Inspektorat itu mengaudit pertanggung jawaban keuangan yang ada di SKPD, mengenai uang Negara tentu harus melalui mekanisme atau peraturan, terkait dana pribadi yang di gunakan atas nama lembaga untuk kepentingan khalayak, inspektorat tidak dalam kafasitas untuk mencatat ataupun audit, karena memang tidak menggunakan anggaran Negara, Jelas Zainal Ibrahim.

Baca juga :  Hamzah Hamid Serukan Pengurus Dan Kader Jadi Garda Terdepan Perangi Narkoba

Sebelum Ketua Komisi C menutup RDP yang di pimpinnya kemarin, jum’at (2/6), Rahman Pina mengingatkan kepada seluruh peserta RDP bahwa RDP ini belum Final.

” saya sampaikan RDP ini belum final, masih akan ada rapat selanjutnya “, Kata Rahman Pina.

Seperti yang ditulis oleh salah satu media online, Rahman Pina mengatakan,
” Dirlantas menyampaikan smart pete-pete belum layak jalan karena belum mengantongi izin dari instansi terkait. Samsat menyampaikan mobil tersebut belum tercatat dan belum punya plat, baik atas nama pribadi maupun atas nama Pemkot,” terang Rahman Pina, seperti yang dilansir oleh kabar.news, jum’at (2/6/17)

Sekedar diketahui substansi persoalan sehingga Ketua Komisi C menggelar RDP dengan SKPD terkait, yaitu mengenai penggunaan anggaran pengadaan Prototipe Smart Pete – Pete, seperti yang pernah di sampaikan oleh Supratman, ” jika Danny Pomanto telah memanfaatkan smart pete – pete untuk kepentingan pribadinya saat mendaftarkan dirinya sebagai Balon Walikota Di Partai PAN dan Gerindra “, beberapa waktu yang lalu. ( ron)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top