banner-1

NEWS

Arqam Asikin: Aziz Qahar masih Unggul di Banding Nurdin Abdullah

Pengamat Politik dan Kebangsaan Universitas Muhammadiyah (Unismuh), Dr Arqam Azikin

METROTOMUR– Pengamat Politik dan Kebangsaan Universitas Muhammadiyah (Unismuh), Dr Arqam Azikin merasa tergilitik, mendengar hasil survey yang mengunggulkan nama Bupati dua periode Bantaeng, Nurdin Abdullah mengalahkan belasan bakal calon Gubernur 2018 mendatang.

“Belum saatnya tingkat elektrabilitas kita ukur, pertama yang harus di pertanggung jawabkan kepada publik jika sudah diumumkan ke publik, pertama adalah Metodeloginya kemudian siapa yang mendanai survei, kedua hal itu sangat penting sebelum di publikasikan. Karena, ada beberapa yang berpengaruh dan masyarakat perlu tahu hasil survei tersebut,” terang Arqam saat di temui di Warkop Kerabat Antang, Senin (27/6/16)

“Pertama bagaimana metode surveinya, kemudian masalah dana, dana survei harus jelas sumbernya, apakah dana survei tersebut dari Calon atau dana tersebut dari Lembaga survei sendiri atau sumber dananya dari pihak ke tiga,” Kata Arqam .

Lanjut Arqam mengatakan, Persepsi publik tentang Lembaga survei harus di jelaskan metodeloginya, kemudian dana, selanjutnya data apa yang bisa membuktikan hasil survei tersebut semua harus jelas. Menurutnya, jika keunggulan seorang Nurdin Abdullah dengan para balon lainnya seperti Azis Qahar Mudzakkar atau ichsan Yasin Limpo dibawah, dia merasa tergilitik jika hasil survey tersebut tidak jelas.

“Analisis saya sebagai pengamat politik, tentu saya memakai tiga analisis, yang pertama adalah Persepsi Publik, Analisis Lapangan dan analisis Basis Real, kalau itu merujuk ketiga analisis untuk pilgub hari ini, maka bisa di pastikan Aziz Qahar lah yang menang di banding NA Karena survei tersebut survei untuk sekarang bukan untuk tahun 2018,”ungkapnya.

Arqam menambahkan, hal siapa yang unggul untuk sekarang belum tepat untuk di umumkan, karena bakal calon (balon) belum menjadi calon. “Masih banyak proses yang harus mereka lalui, terutama mereka akan memakai kendaraan mana (parpol) dan kendaraan mana yang akan menerima mereka, sekarang yang bisa di perdebatkan masih seputar trend bukan eleketabilitas,”Ungkap Arqam.(roy/dik)

Baca juga :  Pekan Depan Giliran Edwin & Sam Diperiksa
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top