banner-1

Makassar

Camat Biringkanaya dan Lurah Sudiang Raya Buka Pintu Untuk Warga Ikuti Sekolah Sungai 2018

Makassar, metrotimur.com – Hari ke 2 sekolah sungai pengembangan komunitas sungai 2018 yang digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sulsel yang digelar di wilayah Kelurahan Sudiang Raya diikuti sebanyak 50 warga dan pengurus Karang Taruna Kecamatan Biringkanaya, kamis (27/9/18).

Dihari kedua pelaksanaan pendidikan sekolah sungai, materi yang diberikan kepada warga Sudiang Raya dan pengurus Karang Taruna Biringkanaya menyangkut kesiapan para siswa Sekolah Sungai untuk kegiatan tekhnis terkait strategi mengurangi risiko bencana banjir dan pengelolaan air hujan menjadi air minum.

Pendidika tekhnisnya yakni dengan melakukan bersih – bersih sungai yang akan dilaksanakan pada tanggal 2 Oktober 2018 tepatnya di sungai Palayya Kelurahan Sudiang Raya Kecamatan Biringkanaya dan tentang cara mengelola air hujan menadi air minum.

Menurut Lurah Sudiang Raya, Andi Wahya Rasyid Azis, para siswa yang mengikuti pendidikan sekolah sungai, sebelumnya pada hari pertama dibuka sekolah sungai tersebut, masyarakat dan para penguru Karang Taruna diberikan pemandangan dan pemahan tentang bagaiman strategi dalam mencegah
atau mengurangi resiko bencana banjir.

“Hari pertama kemarin, para warga dan Karang Taruna yang menjadi siswa diberikan pemandangan dan pemahaman tentang cara mengurangi ataupun mencegah bencana banjir dan cara pengelolaan air hujan menjadi air minu, alhamdulillah dari materi itulah kemudian antusias warga dan pemuda semakin bertambah untuk ikut di Sekolah Sungai tersebut, ” kata Andi Wahyu, Lurah Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya.

Untuk hari ini yakni hari kedua, Kamis (27/9/18) materi yang diberikan tentang pengelolaan air hujan menjadi air baku minum. Adapun pematerinya berasal dari Komunitas Banyu Bening Jogjakarta.

“Jadi sekolah sungai ini, tidak hanya fokus kepada pengurangan resiko bencananya, tetapu sekolah sungai ini, masyarakat juga dibekali ilmu terkait pengelolaan air hujan menjadi air minum, ” ungkap Andi Wahyu.

Baca juga :  Tim Satgas Dinas PU Terlibat Sukseskan Peringatan Harkopnas

Sementara itu Camat Biringkanya, Mahyuddin, yang baru beberapa hari dilantik menjadi Camat definitif oleh Wali Kota Makassar, Ir. Moh. Ramdhan Pomanto, sangat mengapresiasi kegiatan sekolah sungai tersebut dengan melibatkan langsung warga dan para pemuda, harapanya kedepan, melalui sekolah sungai ini, masyarakat mampu untuk menjadi garda terdepan dalam mencegah ataupun mengatasi segala kemungkinan yang bisa terjadi ketika bencana itu datang.

“Bencana itu kan tidak kita ketahui kapan datangnya, tetapi kita harus berusaha dan terus belajar untuk mengantisipasi tingkat resiko yang akan ditimbulkan, tugas kita semua ada disitu. Jadi, sangat tepat ketika Sekolah Sungai ini melibatkan langsung seluruh elemen masyarakat, ” kunci Mahyuddin, Camat Biringkanaya. (Ri).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top