banner-1

Hukrim

Danny Non Aktifkan Camat Legislator Pendukung Appi – Cicu Gelisah, Ahli : Ada Apa..?

Sumber foto: internet

Makassar, metrotimur.com Pemecatan camat yang dilakukan Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto secara tiba-tiba mengundang reaksi beberpa Legislator DPRD Kota Makassar gelisah.

Dari kegelisahan itu, beberpa anggota Dewan mengajukan Interpelasi kepada Ketua DPRD Kota Makassar, Farouk M Beta.

Kendarti demikian, Peneliti Senior Ahli Keuangan Negara dan Daerah, Bastian Lubis mengatakan, keputusan Walikota Makassar sudah benar rananya. Sebab melihat perbuatan dari camat yang dimutasi tersebut telah melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan, dimana melaporkan Walikota dengan adanya pemotongan 30% Anggaran Proyek.

“Saya khawatir anggota DPRD ini tidak tertib dalam melakukan tugasnya, ada apa kemudian mereka gelisah hingga mengeluarkan Interpelasi, saya rasa alasan Walikota sudah jelas mencopot camat tersebut,” kata Bastian Lubis saat ditemui di Kantornya, Universitas Patria Arta, Jalan Tun Abdul Rasak, Senin (11/6/2018)

Bastian mengungkapkan, dirinya tak berani mengatakan hal demikian jika tak memiliki dasar apapun. Ketertarikan Bastian untuk meneliti hal tersebut karena menurutnya fee 30% yang diucapkan para camat tersebut jumlahnya sangat materil.

Untuk itu, Bastian kemudian mengumpulkan data terkait laporan penggunaan Anggaran 15 Kecamtan yang ada dikota Makassar di Badan Pengelola Keuangan (BPK). Dan hasil penelitiannya sama sekali tak menemukan jumlah potongan 30% tersebut, melainkan laporan keuangan para camat total 100%. Sehingga ini dianggap bukti-bukti laporan pertanggungjawaban Camat terebut bersifat fiktif.

“Kalau bukan data dari BPK, saya tidak berani ngomong gini,” ungkapnya. (**)

Baca juga :  Jalur Hijau Manggala Akan Menuju Meja Hijau, Berikut Penjelasannya..
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top