banner-1

Politik

Danny : Sebelum Ada SK , Peluang Masih Terbuka Lebar

Makassar, metrotimur.com – Koalisi dalam mengusung kandidat di Pilwali 2018 nanti, Danny mengumpamakan, sebuah perkawinan , Sebelum janur kuning melambai didepan rumah, maka masih ada peluang untuk saling memiliki.

Seperti itulah ungkapan Walikota Makassar, Ir.Moh.Ramdhan Pomanto, saat dikonfirmasi terkait partai mana saja yang akan mengusungnya dipilwali 2018 nanti. Menanggapi pertanyaan awak media terkait koalisi Golkar – Nasdem untuk melawan dirinya dipilwali mendatang, Danny mengatakan, “Sebelum ada SK yang dikeluarkan oleh pusat, peluang masih terbuka lebar “.

“Selama belum ada SK, peluang untuk partai manapun masih terbuka lebar. Yah, termasuk Partai Nasdem sendiri, kita belum tau kalau belum ada SK pusat,” ujarnya merujuk pada koalisi Golkar-Nasdem di Pilwalkot Makassar dan paket Munafri-Cicu, jum’at ( 15/9) , Usai melakukan rapat dengan Tim Terpadu Pemburu Fasum Fasos bersama Kejari Makassar di gedung ruang pola Balai Kota.

Incumbent Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengaku senang dikaitkan dengan semua Partai untuk berkoalisi di Pilwalkot Makassar 2018, termasuk Partai Nasdem.

“Saya sangat senang didukung oleh semua partai cerdas, kita butuh koalisi yang besar untuk membangun kota ini,” kata Danny kepada wartawan di Kantor Balaikota Makassar, Jumat (15/9/2017)

Bahkan, kepercayaan diri mantan dosen arsitek unhas tersebut tak kendur meski santer dikabarkan Nasdem-Golkar saat ini telah final untuk berkoalisi, dan akan mendorong kandidat lain untuk maju di pilwalkot.

Keyakinan Danny didasari atas komunikasi yang terbangun secara person antara dirinya dengan elite Nasdem pusat. “Kita ini terbuka untuk semua partai, saya aktif kok berkomunikasi dengan pengurus Nasdem di pusat,” urainya.

DP, akronim Danny Pomanto, mengemukakan, meski sudah sangat intens sejumlah bakal calon wali kota bertemu dan membicarakan koalisi, namun dirinya masih memilih fokus untuk bekerja untuk kepentingan rakyat, khususnya mengejar apa yang menjadi milik rakyat ( Aset dan Fasum Fasos).

Baca juga :  Danny Berharap Pelantikan IWO Sulsel Dilihat Oleh Seluruh Dunia

Dengan, penguatan program pelayanan masyarakat dan evaluasi program, termasuk upaya dalam mengambil kembali fasilitas umum (fasum) Kota Makassar yang dikuasi oleh oknum-oknum nakal.

“Sekarang kita fokus kejar fasum-fasum kota, kita sedang mengevaluasi sudah sejauh mana keseriusan aparat untuk mengambil aset pemerintah kota itu dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab,” kuncinya. (Mr/Ron)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top