banner-1

Makassar

Danny Tantang Duta Sanitasi Hijaukan Kanal Sinrijala

Makassar, metrotimur.com – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto menyambut baik kegiatan Kampanye Pendidikan dan Edukasi bidang Penyehatan Lingkungan Pemukiman yang melibatkan siswa- siswi sekolah mengah pertama (SMP) di kanal Sinrijala, Makassar, Minggu (30/1). Menurutnya, kegiatan kampanye dan edukasi ini bagi pemerintah kota Makassar punya nilai yang sangat strategis utamanya menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.

Ramdhan Pomanto yang karib disapa Danny ini pun menantang para peserta yang juga melibatkan alumni duta sanitasi dari tahun 2008 hingga hari ini untuk terus berjuang menghijaukan (warna air) kanal tersebut.

Kanal Sinrijala menurut penjelasan Danny, membelah kota Makassar. Jika warna air kanal ini bisa hijau maka akan menjadi hal yang bisa diproduktifkan. Ia mencontohkan kanal di berbagai negara lain yang bisa menjadi wadah transportasi.

Selain itu menurut wali kita berlatar belakang arsitek ini, kanal juga menjandi ukuran sejauh mana kesadaran masyarakat. Sehingga hari ini, dalam rangka kampanye dan edukasi bidang Penyehatan Lingkungan Pemukiman (PLP) ini adalah sebuah tantangan. Bagaimana mengajak masyarakat secara bersama- sama agar kanal tersebut bisa berubah warna.

“Berubah warna saja, asal jangan tambah hitam. (Warna) Hijau saja kita sudah bisa bikin acara jolloro dan balap perahu. Ini cukup bersih,” tuturnya.

Sementara dinding tembok perumahan yang terhampar di sepanjang kanal tersebut kata Danny juga bisa disulap jadi Badan Usaha Lorong (Bulo). Jika tempat itu ditanami cabe kata Danny, bisa ratusan ribu pohon ke atas dengan model vertikal garden.

“Ini luar biasa bisa berpenghasilan untuk masyarakat. Lebih dari itu saya sangat mengapresiasi karena anak- anak kita generasi muda ini, calon- calon pemimpin, calon kepala dinas, calon kontraktor, paling tidak mencintai kanal kita, bagaimana kanal ini harus berubah bagaimana kanal ini menjadi baik. Kalau masih ada yang suka buang kotoran nanti buayanya panakukang saya kasi pindah di sini,” pungkas Danny sembari tersenyum.

Baca juga :  Awas!!! Danny Himbau Jaga Komentar di Medsos

Danny berpesan agar anak- anak generasi muda kota ini terus menjaga sanitasi dan menjaga kota ini. “Tidak ada yang bisa menjadi ahli waris kota ini kecuali anak- anakku sekalian. Maka teruslah mengajak ateman- teman yang lain untuk berbuat hal yang sama,” katanya.

“Kita punya perjuangan bagaimana menjadikan kanal ini warna hijau saja. Sehingga kita bisa pelihara ikan. Saya kira kanal ini masih perlu dikeruk lagi. Saya kira demikian, selamat berkreasi, selamat memelihara lingkungan kita sukses kita semua, sukses PSPLP,” tambah Danny.

Sementara itu Duta Sanitasi Sulsel yang juga bertindak selaku ketua panitia kegiatan Ausan, menjelaskan kegiatan tersebut dilatarbelakangi terkait diadakanya lomba duta sanitasi dari tahun 2008 – 2016. Sulsel sendiri telah berhasil meraih juara satu tingkat nasional dan juara 1 favorit tingkat nasional tahun 2016 oleh kementrian Pekerjaan Umum dan Peremahan Rakyat.

Olehnya itu Alumni Duta Sanitasi dari tahun 2008 – 2016 ini diamanatkan untuk melakukan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang direpresentasikan dalam bentuk kegiatan kampanye dan edukasi bidang Penyehatan Lingkungan Pemukiman (PLP) yang melibatkan peserta sebanyak 70 orang.

Peserta melibatkan tiga kabupaten kota yakni Makassar, Gowa, dan Maros dan dihadiri 14 sekolah serta 14 pendamping. Kegiatan ini dilakukan sejak tanggal 28 – 30 April 2017 bertempat di hotel Dalton. Sebagai puncak dari kegiatan tersebut dilakukan wall grafitty di kanal Sinrijala Makassar, Jl. AP Pettarani.

Sehari sebelumnya para peserta kampanye dan edukasi bidang PLP ini telah diberi materi terkait sanitasi, TPS 3R, dan Sanimas. Sehingga mereka telah terbekali untuk membuat sketsa gambar yang nantinya akan dilukiskan di dinding sepanjang 300-an meter di bantarang kanal Sinrijala tersebut.

Baca juga :  Danny: Saya Dedikasikan Seluruh Kemampuanku untuk Makassar

“Peserta juga telah dibekali untuk terjun ke lapangan melihat secara langsung terkait bagaimana saja implementasi terkait TPS 3R dan Sanimas tersebut yang terdapat di Pondok Pesantren Darul Aman, Daya, Kecamatan Biringkanaya,” papar Ausan

Menurut Ausan adapun tujuan dari kegiatan ini yakni demi menghadirkan agen- agen perubahan dari adik- adik SMP- SMP terbaik dari tiga kabupaten di Sulawesi Selatan. “Semoga mampu mereka implementasikan dalam kehidupan sehari- hari khususnya di kota ini khusunya bagaimana menjadikan Makassar bisa dua kali tambah baik,” kuncinya.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top