banner-1

NEWS

DKP3 Makassar Uji Lab Bebas Formalin Di Sejumlah Pasar

METROTIMUR– Kepala Dinas Kelautan Perikanan, Pertanian dan peternakan ( DKP3 ) Kota Makassar, Abd Rahman Bando instruksikan seluruh staf teknis melakukan kegiatan pengawasan dan inspreksi mendadak ( sidak  ) terhadap sampel produk Peternakan, Pertanian dan Perikanan di pasar-pasar tradisional seperti dipasar ikan, supermarket dan toko-toko.
 
“Inspeksi mendadak ini di lakukan pihak DKP3 untuk pemantauan dan pengawasan guna mengetahui harga, suply, distribusi dan mutu bahan pangan yang diperjual belikan di pasaran yang akan dikonsumsi warga kota Makassar selama bulan Ramdhan ini,”ujar Abd Rahman Bando, Kepala DKP3 Kota Makassar, Jumat ( 10 /6/16 )
 
Selain itu, pihak DKP3 membawa mobil khusus untuk mobile Laboratorium, melakukan uji sampel pada produk yang diambil langsung dari pasar. Hasil yang diperoleh sampai hari ini jumat ( 10 /6/2016 ), ketersediaan stock dan suply ikan di dua pasar induk ikan PPI Paotere dan TPI Rajawali masai dalam kategori lancar dengan harga yang relatif normal. Sementar, hasil uji mobile lab pada sampel yang dilakukan juga menunjukkan ikan bebas dari formalin.
 
“Hal ini untuk memberikan rasa nyaman bagi masyarakat kota makassar untuk bisa memeperoleh bahan pangan yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal,”harapnya.
 
Sementara,  2 komoditi utama hasil pertanian yaitu Bawang dan Cabe juga berada pada harga normal, bahkan menurut DKP3 Kota Makassar cenderung makin menurun harganya dengan pasokan dari daerah sentra  produsen Sulawesi selatan dalam kondisi lancar. Pada pasar induk Terong harga cabe rawit merah pada kisaran Rp 26 ribu sedangkan harga Bawang Merah pada kisaran Rp 30 ribu. Sedang pada pasar tradisional penunjang Bawang cabe pada Rp 28ribu sampai Rp 30 ribu rupiah. Bawang merah pada harga Rp33ribu sampai Rp37 ribu.
 
Untuk produk peternakan khususnya daging sapi mengalami penurunan sebasar Rp5 ribu dari harga sebelumnya yang sempat naik hingga mencapai Rp 105 ribu kembali menjadi Rp100 ribu. Harga tersebut menurun dipengaruhi oleh permintaan konsumen yang tidak sebesar saat menyambut ramadhan.(dik)
Baca juga :  Walikota Danny Harapkan Warga Makassar Doakan WNI di Madinah
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top