DLH Makassar Luncurkan Beragam Inovasi untuk Penataan Sistem Persampahan yang Efektif

Posted by

MAKASSAR, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar terus berkomitmen untuk mendukung program strategis Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, dalam penataan total sistem persampahan di kota ini. Berbagai langkah telah diambil untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik, serta untuk menjaga kualitas lingkungan hidup di Makassar.

Salah satu langkah awal yang diambil DLH adalah melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai cara memilah sampah. Masyarakat diimbau untuk membedakan antara sampah organik dan anorganik, serta memahami pentingnya daur ulang. Kegiatan ini diharapkan dapat mengubah perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sehari-hari.

Selain sosialisasi, DLH juga memperkenalkan beberapa inovasi yang bertujuan untuk memperkuat pengelolaan sampah di Makassar. Salah satu inovasi tersebut adalah penerapan Bank Sampah, yang memberikan insentif bagi masyarakat yang aktif dalam memilah dan mendaur ulang sampah mereka. Konsep ini tidak hanya mendukung pengurangan volume sampah, tetapi juga memberdayakan masyarakat melalui program pengelolaan sampah yang lebih sistematis.

Penerapan prinsip 3R—Reduce, Reuse, dan Recycle—juga menjadi fokus utama dalam upaya ini. Dengan mengurangi penggunaan bahan sekali pakai, mendaur ulang barang yang masih dapat dimanfaatkan, dan memanfaatkan kembali barang-barang lama, masyarakat diharapkan dapat berkontribusi secara signifikan dalam mengurangi limbah.

DLH juga menangani aspek teknis dari pengelolaan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Tamangapa. Upaya ini mencakup pengelolaan limbah yang lebih efisien dan ramah lingkungan, serta pemantauan yang ketat untuk memastikan bahwa tidak ada pencemaran yang terjadi akibat limbah.

Selain itu, DLH juga memperkenalkan Pusat Pengelolaan Sampah Berbasis Listrik (PSEL) sebagai solusi inovatif untuk pengolahan sampah yang lebih efisien. PSEL diharapkan dapat mengolah sampah menjadi energi, sehingga tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomis melalui pengembangan energi terbarukan.

Dengan berbagai langkah dan inovasi ini, DLH Kota Makassar bertekad untuk mewujudkan kota yang lebih bersih dan ramah lingkungan. Diharapkan, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan sampah dapat membawa perubahan signifikan bagi kualitas hidup di Kota Makassar.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *