banner-1

Politik

Dugaan Oknum Staf Kemenpora RI Terlibat Politik Praktis Semakin Terang

Staf Kemenpora RI

Makassar, metrotimur.com – Dugaan oknum staf Kemenpora RI terlibat dalam politik parktis semakin terang, selasa (5/12/17).

Setelah laporan yang masuk ke pihak Panwas Kota Makassar terkait dugaan oknum staf Kemenpora inisial AM terlibat dalam politik praktis dengan terang terangan mendukung salah satu kandidat Walikota Makassar yang didukung oleh Partai Golkar, Munafri Aripuddin yang akrab disapa Appi, Panwas Makassar angkat bicara akan menindak tegas jika datanya valid.

Sebelumnya, Ketua Panwas Kota Makassar, Nursari saat menerima laporan melalui Whatsapp dalam bentuk foto, Nursari mengatakan, kalau ada ASN yang terlibat langsung dalam politik praktis maka pihaknya akan menindak tegas, tetapi Nursari juga menegaskan kalau sifat laporan tersebut harus valid.

“Silahkan masyarakat atau siapapun jika menemukan ada ASN yang terlibat dalam politik praktis maka pihaknya akan menindak tegas dan tidak akan tebang pilih, siapapun, ” kata Nursari melalui pesan WA pribadinya, minggu malam (3/12/17).

Staff Kemenpora RI

Awalnya hanya sebatas dugaan, namun pemilik foto dokumentasi yang enggang disebutkan namanya mengatakan, Ia sendiri hadir dikegiatan tersebut dan melihat dan mendengar langsung sambutan oknum staf Kemenpora RI tersebut.

“Saya ada dilokasi kegiatan itu, oknum staf Kemenpora tersebut dikerumuni oleh para pendukung salah satu Kandidat Walikota Makassar , Munafri Aripuddin atau sapaan akrabnya Appi, saya juga dokumentasikan bukan hanya foto tapi juga dokumentasikan dalam bentuk video sambutan oknum Kemenpora tersebut, “Katanya.

Terkait apa tujuan dan motifnya mendokumentasikan oknum Kemenpora AM, sebut saja namanya Afgan mengatakan, ” Saya hanya ingin melihat sejauh mana undang – undang ASN itu ditegakkan oleh Panwas Makassar, ketika memang ada pelarangan ASN untuk terlibat dalam politik praktis, ” Kata Afgan.

Baca juga :  Golkar Makassar Rekomendasikan Aru Maju di Pilkada

Afgan juga berharap semoga apa yang menjadi tugas dan fungsi Panwas Makassar dalam mengawasi Netralitas ASN di Pilwalkot bukan hanya retorika saja dan jangan sampai kesan tebang pilih itu menjadi paham masyarakat Makassar.

“Artinya sekarang saatnya Panwas Makassar menunjukkan giginya dalam mengawasi Netralitas ASN bukan hanya sebatas retorika saja apalagi terkesan hanya mengawasi ASN yang terindikasi berpihak kepada Incumbent, kami sangat mendukung upaya panwas dalam menindaki para ASN yang terlibat politik praktis, ” tegas Afgan.

Sementara itu melalui pesan WA Ketua Panwas Makassar mengatakan, silahkan datang melaporkan resmi ke Panwas berdasarkan bukti – bukti yang didapatkan pelapor ( Afgan), ketika itu terbukti dan valid maka kami akan tindak tegas, Kata Nursari lewat pesan WA pribadinya, selasa (5/12/17).

Apakah Afgan akan melaporkan resmi atau tidak, Ia mengatakan ketika data yang dia sampaikan kemudian belum di katakan belum kuat, Ia akan melapor langsung ke Panwas Makassar.

“Kalau masih kurang valid menurut Panwas maka saya akan melapor resmi ke Panwas dengan bukti – bukti yang saya miliki, karena ini bukan Hoax tapi fakta, ” tegas Afgan.

Dari informasi yang berhasil di himpun terkait oknum staf Kemenpora RI inisial AM tersebut, AM pernah menjabat sebagai Kadispora Makassar bukan di Pemprov seperti yang disampaikan pelapor pertama.(Ron)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top