banner-1

Hukrim

GANAS: Tolak Kriminalisasi dan Ungkap Mafia Fasum Fasos Di Kota Makassar

Gerakan Aktivis Nasionalis (GANAS) Aksi Desakan Ungkap Mafia Fasum Fasos 3 Oktober 2017

Makassar, metrotimur.com – Menjelang momentum pilkada serentak dibeberapa wilayah di indonesia telah banyak terjadi keganjilan-keganjilan.

Hal ini disampaikan oleh Akram salah satu peserta orasi pada giat damai “Pilkada Makassar Damai Tolak Kriminalisasi”. Menurut Akram, dalam hal ini banyak terjadi sikap politik paksa terkhususnya di kota makassar.

“Saya dari pemuda mahasiswa sul-sel menolak keras kriminalisasi dan politik paksa yg dilakukan oleh2 oknum yg tidak bertanggung jawab, ” kata Akram dari fakultas hukum UMI Makassar saat menyampaikan orasinya, Jum’at (5/1/18).

“Kami meminta agar kiranya pihak penegak hukum dan kepolisian agar tidak memihak karna institusi tersebut tdk dapat di intervensi oleh siapapun, ” teriak Akram.

Sekadar diketahui Akram merupakan salah seorang mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Nasionalis ( GANAS ) beberap waktu yang lalu bersama GANAS getol mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan alihfungsi fasum fasos yang ada di kota Makassar.

Puluhan Mahasiswa GANAS ini menuntut agar pihak Kejari Kota Makassar melakukan penyedikian/pemeriksaan secara terbuka dan transparansi terhadap kasus Fasum dan Fasos yang bermasalah.

Dalam aksi damai tersebut Jenderal lapangan, Damkar mengatakan bahwa ia meminta Kepada Penyidik KEJARI Makassar Untuk Transparan Dalam Proses Penyelidikan/Pemeriksaan Kasus Fasum dan Fasos Yang Bermasalah

“Meminta Kepada Kepala Kejaksaan Negeri Makassar Agar kiranya tegas kepada Penyidik kasus Fasum dan Fasos Dalam Melaksanakan Tugas Penyelidikan,”ujar Damkar,

Dalam tuntutan pada aksi tersebut tanggal 3 Oktober 2017 lalu ada 5 poin penting yang disampaikan yakni :

1.Meminta Kepada Penyidik KEJARI Makassar Untuk Transparan Dalam Proses Penyelidikan/Pemeriksaan Kasus Fasum dan Fasos Yang Bermasalah

2.Memima Kepada Kepala Kejaksaan Negeri Makassar Agar kiranya tegas kepada penyidik kasus Fasum dam Fasos dalam melaksanakan Tugas (Penyelidikan).

Baca juga :  Selamatkan Uang Rakyat di Pilkada Serentak, FoKal NGO Sulawesi Warning KPU

3.Meminta Kepada Pihak Kejari Makassar Jangan Tebang Pilih Terkait kasus Fasum dan Fasos ini.

4.Meminta Kepada Pihak KEJARI Makassar Agar kiranya menyelidiki secepatnya ratusan Fasilitas Umum (FASUM) dan Fasilitas Sosial (FASOS) aset lahan Pemerintah Kota yang bermasalah baik yang diserobot, hilang bahkan diduga ada dijual.

5.Meminta Kepada Pihak Kejari agar kiranya bekerja sama dengan Pihak Kejati untuk mengumpulkan data-data dan membongkar ada perbuatan merugikan Negara.

Saat ditemui pada aksi damai “Pilkada Makassar Damai Tolak Kriminalisasi ” kemarin di jalan Jendral Sudirman (Monumen Mandala) 5 Januari 2017 usai menyerukan orasinya, 5 point tuntutannya terkait fasum fasos yang pernah disuarakan itu bersama Gerakan Aktivis Nasionalis (GANAS ) tepatnya pada tanggal 3 Oktober 2017, Akram menegaskan bahwa ia bersama GANAS dan seluruh elemen masyarakat yang menginginkan kejelasan kasus fasum fasos yang diduga disalah gunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab akan turun kembali mendesak semua pihak terkait untuk menuntut kejelasan dugaan alihfungsi fasum fasos.

“Ia, kami akan turun kembali menuntut kejelasan tuntutan kami yang pernah kami sampaikan ke Kejari terkait alihfungsi fasum fasos dan itu agenda aksi yang terus akan berkelanjutan sampai tuntas.Ada 5 poin tuntutan kami, sampai hari ini belum juga kami dengar kabar beritanya, oleh karena itu kami akan turun kembali dalam waktu dekat ini, ” tegas Akram.

Akram menambahkan, “Bukan hanya aparat penegak hukum tetapi kami juga akan mendesak tim penyelamat aset Kota Makassar, DPRD Makassar  untuk lebih serius lagi menyikapi dugaan alihfungsi fasum fasos yang telah menjadi temuan BPK, jangan ada kongkalikong disana, ini hak rakyat dan kepengingan rakyat dan bukan untuk kepentingan kelompok tertentu, ” tambahnya. (fhr).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top