Makassar

Hari Pertama dan Kedua , F8 2019 Dibanjiri Pengunjung Dari Wajib Pajak Kota Makassar

Hari Kedua F8 Makassar Tahun 2019

MAKASSAR, METROTIMUR.COM – Malam kedua pelaksanaan Makassar International Eight Festival & Forum 2019 terus dibanjiri pengunjung yang berasal dari wajib pajak Kota Makassar.

Pada malam kedua pagelaran yang dikenal F8 yang digagas oleh mantan Wali Kota Makassar periode 2014 – 2019 Ir. Moh. Ramdhan Pomanto mempersembahkan sejumlah artis papan atas dari ibu Kota dan pagelaran seni dan budaya dari beberap daerah dan sejumlah artis lokal.

Dari pantaun sejak sore tadi, sabtu (12/10/19) para pengunjung F8 sudah mulai memasuki areal F8 yang digelar di Central Point Indonesia Citra Land Kota Makassar. Sekira pukul 20.00 Wita Ratusan ribu pengunjung sudah memadati areal pagelaran F8.

Sebelum para pengunjung menyaksikan langsung pagelaran seni dan budaya, termasuk penampilan artis ibu kota yang akan tampi diatas panggung F8, dari pantauan sejak sore tadi, sabtu (12/10/19), para pengunjung terlebih dahulu mengunjungi puluhan booth yang diisi oleh para UKMM dan sejumlah dagangan prodak dari pihak swasta.

Kemudian hari kedua pagelaran F8 Makassar 2019, Keamanan dan kenyamanan para pengunjung terus ditingkatkan oleh panitia pelaksana dari Aparat Kepolisian dan TNI.

 

 

Foto: Petugas Keamanan di Hari Kedua Pelaksanaan F8 Makassar tahun 2019, sabtu (12/10/19).

Menurut Founder F8 Makassar, Ir. Moh. Ramdhan Pomanto, bahwa bukan hanya fokus kepada sajian F8 saja, tetapi ia juga mengatakan, bahwa hal yang terpenting, bagaimana keamanan dan kenyamanan bagi para pengunjung dan para tamu juga dihadirkan.

“Betul, kita perketat dan tingkatkan keamanan untuk menciptakan kenyamanan bagi para pengunjung F8. Olehnya kami sangat berterima kepada seluruh jajaran kepolisian dan TNI serta semua pihak terkait dalam menyukseskan F8 tahun 2019, ” ucap Danny Pomanto.

Baca juga :  Rapat Pansus Pembahasan Perda RPT DPRD Bersama Eksekutif

Kemeriahan pagelaran F8 yang dilaksanakan sejak, jum’at malam (11/12/19 sebagai hari pembukaan sampai malam kedua pelaksanaan, Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb dan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah tidak hadir dalam acara tersebut.

Berikut Video F8 2019 Hari Kedua;

Dari keterangan ketua Komunitas Makassar yang tergabung dalam relawan F8 2019, Cak Ris, menyampaikan, bahwa sampai malam kedua pelaksanaan F8, Pj Iqbal Suhaeb dan Gubernur Nurdin Abdullah tidak hadir.

“Beliau, Pj dan pak Gub tidak hadir sampai malam kedua ini, kita juga tidak tahu apa alasanya, ataukah mungkin karena swasta yang melaksanakan, tapi kan ini karya anak Makassar dan warga Sulsel, harusnya kalau kita kutip dari yang lagi viral di medsos, harusnya “Saya Menyemangatimu”, ha..ha” ucap Cak Ris, sabtu malam, (12/10/19).

Menurut Cak Ris, dari registrasi pengunjung yang dihimpun oleh panitia pelaksana, hampir 70 persen itu datang dari warga Kota Makassar itu sendiri, sekitar 30 persen dari luar kota Makassar.

“Malam kedua ini, sekitar 70 persen warga Makassar dari ratusan ribu pengunjung, itu yang sempat diregistrasi oleh panitia, rata -rata registrasi plus nyumbang botol plastik tanpa bayar karcis, belum lagi yang belum diregistrasi, karena antriannya panjang akhirnya ada yang tidak sempat lagi terigistrasi tapi langsung setorkan botol plastiknya, ” ungkap Idris.

Seperti sebelumnya pada peresmian F8, jum’at malam (12/10/19), Kementerian Pariwisata yang dihadiri oleh Asisten Deputi Segmen Bisnis dan Pariwisata Pemerintahan, Tasbir, mengatakan, bahwa event F8 2019 merupakan panggun pariwisata yang sangat luar biasa. Menurut Tasbir, F8 harus terus dipertahankan dan ditingkatkan kwalitasnya.

“Luar biasa F8 tahun ini, ini harus dipertahankan dan ditingkatkan. F8 ini setelah dikurasi, apalagi malam ini, F8 ini adalah salah satu event Pariwisata yang terbaik, ” kata Tasbir.

Baca juga :  Dewan Pers Apresiasi Keberadaan IWO

Diketahui sebelumnya, pelaksanaan F8 2019 yang sudah tertuang dalam kalender Nasional Pariwisata Kementrian Pariwisata, yang seyogyanya dilaksanakan pada September 2019, itu dibatalkan sepihak oleh Pemkot Makassar tanpa mendapat pertimbangan dari Masyarakat Makassar , dengan alasan ada hal yang lebih proritas.

Bahkan, pembatalan F8 yang dilakukan oleh Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mendapat bantahan dari DPRD Makassar.

“F8 itu karya monumental yang digagas oleh mantan Wali kota Makassar pak DP, harus dilanjutkan karena kegiatan tersebut tujuannya adalah kepentingan rakyat kota Makassar, kalau dihentikan maka kesan politiksnya tinggi sekali, ” kata Sekretaris Komisi A DPRD Makassar dari Partai Golkar, Wahab Tahir, Jum’at 13 Juli 2019.

Kemudian Wahab Tahir juga mengatakan, Kota Makassar itu tidak punya destinasi wisata selain bentemg fort roterdam dan makan Raja Tallo, harusnya Kadis dan Pj walikota pekah terhadap kondisi ini, pengusaha hotel semuanya mengeluh sudah akhir semester pertama tingkat hunian masih rendah salah satu penyebabnya karena tidak ada kegiatan – kegiatan yang bertaraf nasional maupun internasional, kata Wahab Tahir, beberapa waktu yang lalu, Jum’at (13/7/19).

Melihat antusias masyarakat yang datang ke F8 sejak malam pertama hingga malam kedua pelaksanaan. Dimana sejumlah anggota dewan Makassar hadir sejak pembukaan sampai malam kedua, kembali Wahab Tahir menyampaikan, bahwa F8 itu milik masyarakat bukan karena kepentingan politik. Bahkan Wahab Tahir yang kembali terpilih sebagai anggota dewan Makassar yang ketiga kalinya mengatakan, bahwa 70 persen pengunjung F8 tersebut adalah wajib pajak kota Makassar yang telah menyuplai ke PAD Makassar.

“Warga Makassar yang padati F8 itu adalah penyuplai pajak Kota Makassar, plus pihak swasta, makanya saya bilang F8 itu milik rakyat dan hak rakyat Makassar, harus dihargai dan dihormati, untuk itu dikatakan dari Rakyat Untuk Rakyat, jangan dipolitisasi, ” tegas Wahab Tahir, sabtu malam (12/10/19).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top