banner-1

Hukrim

Hasil Pengejaran Fasum Fasos Dua Data Sudah Dikantongi

Walikota Makassar Ir. Moh. Ramdhan Pomanto

Makassar, metrotimur.com – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto menyatakan sejauh usaha yang pencarian fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) melibatkan seluruh entitas masyarakat, sudah ada dua data yang telah di kantonginya.

Data tersebut akan diserahkan kepada tim terpadu yang melibatkan unsur kejaksaan untuk ditindak lanjuti. Hanya saja laporan masyarakat itu dirahasiakan untuk kepentingan penyelidikan tim terpadu.

Laporan masyarakat bagi pemimpin berlatar belakang konsultan tata ruang ini adalah informasi awal upaya pencarian aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) yang hingga saat ini masih dikuasai pihak ketiga dalam hal ini pengembang ataukah telah disewakan hingga diperjual belikan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Sudah dua laporan masyarakat yang masuk. Ini jadi dasar untuk ditelusuri oleh tim,” kata Danny Pomanto sapaan akrabnya, Selasa (26/9/17).

Meski demikian, upaya pencarian aset ini terus berjalan dengan melibatkan seluruh pihak kecamatan dan kelurahan. Diapun telah menegaskan agar camat dan lurah tidak tinggal diam dalam upaya pencarian fasum fasos.

Setidaknya mereka diharap mampu mengorek keterangan warga terkait adanya dugaan penguasaan fasum- fasos di wilayah kerjanya masing-masing.

“Ini harus dikejar terus, selain tim juga bergerak, RT/RW juga harus memberikan informasi awal,” kata Danny Pomanto.

Bahkan wali kota inovatif ini akan menggelar festival fasum fasos. Membuka ruang sebesar besarnya kepada masyarakat untuk melaporkan langsung ke kantor Balai Kota Makassar.”Saya akan iklankan resmi, saya sudah koordinasikan dengan kejaksaan. Kita inventarisasi dulu progresnya per minggu, ini tidak main-main. Setelah diinventarisasi langsung masuk di kaji mau dilihat perdatakah atau pidana,” pungkasnya.

Lanjut Danny Pomanto, persoalan ini tidak hanya terkait dengan fasum-fasos, tetapi tim terpadu juga fokus mengejar aset milik Pemkot Makassar yang dikerjasamakan. Menurut dia ini persoalan besar yang nampak di depan mata.

Baca juga :  Ika Alumni SMADA 99 Makassar Gelar Buka Puasa Bersama

“Aset yang dikerjasamakan yang tidak jelas perjanjiannya bagian dari evaluasi termasuk kontribusinya,” tandasnya. (Bi/ron).

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top