banner-1

Politik

Hasil Survei CRC, DIAmi Jauh Mengungguli Appi – Cicu

Hasil survei CRS

Makassar, metrotimur.com – Celebes Research Center (CRC) merilis hasil survei jelang Pilwalkot Makassar 2018, di Hotel Aryaduta, Jalan Penghibur, Makassar, pada Minggu sore (18/3/2018).

Berdasarkan pemaparan CRC, pemilih pasangan calon nomor urut 2, Mohammad Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) tertinggi di Daerah Pemilihan (Dapil) 3, yang meliputi Kecamatan Biringkanaya dan Tamalanrea.

“Di Dapil 3, pemilih DIAmi mencapai 78,1 persen, yang tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 7,1 persen,” urai Direktur CRC, Herman Heizer, saat memaparkan hasil surveinya.

Untuk pemilih DIAmi yang terendah terdapat di Dapil 5, yang meliputi Kecamatan Mamajang, Mariso dan Tamalate. Di Dapil 5 ini, pemilih DIAmi hanya 66,8 persen, serta yang tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 10,5 persen.

Sementara itu, pemilih tertinggi pasangan calon nomor urut satu, Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) berada di Dapil 2, meliputi Kecamatan Wajo, Tallo, Bontoala, dan Ujung Tanah. Di Dapil ini, Appi-Cicu meraup 23,8 persen suara, dimana yang tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 8,3 persen.

“Pemilih terendah Appi-Cicu berada di Dapil 3, yang meliputi Kecamatan Biringkanaya dan Tamalanrea. Disini Appi-Cicu hanya memperoleh 14,8 persen dukungan, sementara yang tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 7,1 persen,” jelas Herman.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam survei yang dirilis CRC, tingkat elektabilitas atau tingkat keterpilihan calon nomor urut 2, Mohammad Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) mencapai 71,8 persen.

Pasangan yang maju lewat jalur perseorangan ini unggul atas duet Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) yang tingkat keterpilihannya hanya mencapai 18,8 persen.

Survei CRC sendiri dilakukan pada tanggal 1-14 Maret, dengan mengambil 1000 responden dengan margin of error 2,9 persen. Responden terdistribusi secara proporsional di 15 kecamatan se- Kota Makassar.

Baca juga :  Indira Yusuf Ismail Gerakkan 1000 Ibu Hijaukan Makassar

Adapun metodologi yang digunakan dalam survei ini, yakni multistage random sampling dengan mayoritas sampel di setiap kelurahan. Sampel terbagi rata disetiap kelurahan 10 orang, yang terdiri atas lima orang laki-laki dan lima orang perempuan dengan pengacakan bertingkat. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top