Makassar

Jadi Tolak Ukur, Tata Kelola Pemkot Makassar Dapat Pujian Dari Pimpinan KPK RI

MAKASSAR, METROTIMUR.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui fungsi Koordinasi dan Supervisi mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan di Sulawesi Selatan melalui Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi. Program Pemberantasan Korupsi dilaksanakan terhadap 9 sektor.

Kesembilan sektor itu adalah perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, kapabilitas APIP, Dana Desa, manajemen ASN, optimalisasi pendapatan daerah, manajemen aset daerah dan sektor tematik.

Utamanya dalam sektor Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Manajemen Aset Daerah, KPK mendorong seluruh Kepala Daerah di Sulawesi Selatan untuk melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama dengan Bank Sulselbar dan Badan Pertanahan Nasional.

Melihat capaian PAD Kota Makassar, Pimpinan KPK RI, Basaria Panjaitan menyampaikan, pencapaian PAD Kota Makassar yang mencapai 1 Triliun merupakan progres yang perlu ditiru oleh seluruh wilayah yang ada di Sulawesi Selatan.

“Jika ingin melihat suatu tata kelola pemerintah yang bersih maka perhatikan PAD nya, nah dengan capaian 1 Triliun PAD, Kota Makassar layak dicontoh, ” kata Basaria Panjaitan.

Saya dapat jawabannya bagaimana PAD Kota Makassar bisa 1 T, tadi kami diskusi dengan Wali Kota Danny Pomanto, olehnya sekali lagi, mesti banyak sharing dengan Kota Makassar.

Pujian dari salah satu Pimpinan KPK RI, Basaria Panjaitan untuk Pemkot Makassar disampaikan dalam arahannya pada kegiatan Launching Penandatanganan MOU dan PKS Pemerintah Daerah se-Sulawesi Selatan Dengan Bank Sulselbar di Four Points By Sheraton Hotel, Jalan Andi Djemma, Makassar, Selasa 9 april 2019. (red).

Baca juga :  Bukan Demokrat, Bawaslu Dalami Kasus Dugaan Pelanggaran Pemasangan APK
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top