banner-1

Hukrim

Jalur Hijau Manggala Akan Menuju Meja Hijau, Berikut Penjelasannya..

Ruko Jalan poros Perumnas Antang

Makassar, metrotimur.com – Setelah adanya temuan dugaan penyalahgunaan fasum fasos (Jalur Hijau) di Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Jalan Perumnas Antang, dari Tim Independen bekerjasama verifikasi Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Dinas Perumahan Kawasan dan Kawasan Permukiman Kota Makassar, Kejari Makassar akan gelar rapat bersama.

Saat di lokasi, tim ini mendapatkan melalui satelit dibantu oleh pesawat control Drone, sehingga berhasil mendeteksi perubahan yang telah diserahkan oleh pihak Perum Perumnas Cab. VII Makassar pada tanggal 26 Maret 1988 kepada Pemkot Makassar.

Foto satelit situasi fasum fasos Jalur Hijau Perum Perumnas Antang Kec. Manggala pada tahun 2010

Diketahui, berdasarkan pantauan (deteksi) tahun 2010 posisi site plan masih dalam posisi belum berubah situasi, penampakan adanya bangunan Ruko.

Kasi Intelejen Kejari Makassar, Andi Alham mengaku, persoalan tersebut sejauh ini jika merupakan temuan tim, maka kedepan hasil temuan itu akan kembali dirapatkan bersama.

Menurut Alham, hasil temuan tersebut jika telah melalui kesepakatan, maka kepala kejaksaan negeri akan mengambil sikap. Sebab temuan tersebut pada bidang pidana khusus untuk ditindaklanjuti.

“Yah kita tunggu saja, karena pasti temuan itu akan ditindaki bersama, kalau memang unsurnya korupsi dan terjadi pengalihan lahan seperti yang dimaksud, tentu Kepala Kejaksaan sebagai ketua tim akan mengarahkan ke ranah tindak pidana. Tapi semuanya melalui proses pembahasan bersama,” tukasnya.

Gambar situasi perubahan fasum fasos Jalur Hijau Perum perumnas PadaTahun 2012

Terpisah, Camat Manggala, Ansar Umar angkat bicara soal laporan fasum yang sudah dibanguni warga setempat.

Pasalnya, kasus ini sudah lama telah masuk diranah hukum. Bahkan ia tidak tahu menahu siapa yang mengizinkan pembangunan tersebut.

“Saat itu saya belum menjabat Camat Manggala, dan laporan ini sudah pernah masuk ranah hukum,”singkatnya saat dikonfirmasi.

Baca juga :  Makassar Open 2017 Resmi Bergulir, Indira Pukul Bola Pertama

Sebelumnya, diperkirakan perubahan atau penampakan puluhan bangunan Ruko terjadi sekitar tahun 2012.

Dengan usaha Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto dalam pengejaran dan pengembalian harta negara ini (fasum – fasos) mulai menunjukkan titik terang. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top