Hukrim

Jika Pemkot Makassar Kehilangan Akal Selesaikan Kisruh Aset, KPK Sependapat Dengan Anggota Dewan Zainal Beta

KPK , Adliansyah Malik Nasution

MAKASSAR, METROTIMUR.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI sependapat dengan dorongan Anggota Dewan Makassar, Zainal Beta dari Partai PAN untuk mendorong percepatan penyelamatan aset di Kota Makassar.

Seperti yang dikutip dari salah satu media online, Anggota Komisi A DPRD Makassar, Zaenal Beta mengatakan penyelesaian aset Pemkot tersebut sangat tidak jelas dalam lantaran belum menunjukkan perkembangan, melihat Surat Kuasa Khusus (SKK) KPK diterbitkan sejak Mei 2019 lalu.

Menurut Zainal Beta, Pemkot Makassar terlihat kehilangan daya dalam mengambil alih 29 aset bermasalah tersebut, padahal ini bukanlah hal baru jika berkaca pada upaya Pemkot (pengambil alihan aset) sebelumnya.

“Dulu juga kan aset itu mulai dibuatkan pansus, itu juga kayaknya tidak berdaya, menurut saya memang mungkin lebih cocok ke KPK saja (yang mengambil alih proses penertiban aset),” ujar Zaenal Bate, di Makassar, Kamis (2/1/2020, dikutip dari Kabar.news.

Diketahui Pemkot telah melayangkan surat permohonan bantuan hukum ke Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar untuk mengambil alih aset tersebut.

“Saya kira itu aset Pemkot kan banyak yang sudah lama, memang kalau saya harus diperjelas itu untuk diambil kembali. Nilai aset tersebut besar menurut saya, memang ini bukan perkara mudah tapi kalau serius pasti bisa ditangani,” katanya.

“Jika penjabat wali kota mau konsen untuk itu, saya kira bisa saja, cuman kan kelihatannya kalau di lembaga ini pemerintah kota, oia mohon maaf ya, seperti kehabisan akal.”

Zainal Beta berpendapat, Pemkot di bawah kepemimpinan Pj Wali Kota Iqbal Suhaeb terlalu takut dalam mengambil resiko, apalagi untuk mengambil aset tersebut menurut Beta merupakan sebuah tantangan. Olehnya, ia mempertanyakan keseriusan tersebut.

Baca juga :  Polisi Bekuk Pengguna Sabu Didalam Masjid Raya Makassar

Menanggapi hal tersebut, Kordinator Korsupgah KPK RI, Adliansyah Malik Nasution mengatakan, bahwa KPK sependapat dengan Anggota Dewan Zainal Beta, menurut Choky sapaan akrabnya, sangat dipandang perlu percepatan penyelesaian carut marut aset di Kota Makassar.

” Saya sependapat dengan Pak Zainal Beta, perlu percepatan dan all out dalam penanganan asset bermasalah di Kota Makassar, ” kata Choky, Jum’at sore, (3/1/19) di Jakarta.

Lanjut Choky, tahun 2020 ini, Korsupgah KPK akan lebih mengefektifkan lagi fungsi koordinasi dan monitoring penyelesaian permasalahan asset tersebut.

“Tahun ini (2020) kita akan efektifkan fungsi koordinasinya, khususnya 29 SKK yang direkomendasikan oleh Pemkot Makassar ke Datun Kejari Kota Makassar, ” terang Choky.

Oleh karena itu tegas Choky mengatakan, dalam rangka percepatan tersebut, maka kita minta Pemkot Makassar harus mendukung penuh langkah penanganan SKK yang sudah diterbitkan tersebut. Semua pihak terkait harus proaktif untuk terlibat langsung.

“Semua pihak harus serius khususnya Pemkot Makassar, ” kunci Choky. (Ron).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top