banner-1

Hukrim

Kembali Terkuak, Warga Temukan Kecurangan Perolehan Suara Sah di Tamalate

Makassar, metrotimur.com – Parah Sepertinya klaim kemenangan paslon tunggal Appi-Cicu akan diduga didukung penuh oleh ketidaknetralan KPU Kota Makassar, hal tersebut dibuktikan dengan beberapa indikasi kecurangan penginputan data yang berbeda dengan C1 di tiap-tiap TPS.

Dari beberapa hasil perolehan suara yang beredar dimedia sosila dengan hasil yang berbeda antara hasil perhitungan Real Count KPU dan hasil perhitungan tingkat TPS yang diambil dari C1. Plano.KWK. Diduga ada permainan KPU Makassar dalam memenangkan paslon tunggal terkuak sedikit demi sedikit.

Tim KoKo (Kolom Kosong) membuktikannya dengan hasil C1 TPS nomor 005 di kelurahan Baeng-baeng kecamatan Tamalate dimana perolehan suara Appi-Cicu sebanyak 86 suara sementara KoKo meraih 123 suara dan 4 suara batal dengan jumlah total suara sebanyak 209.

“Ini baru satu TPS di kelurahan Baeng-baeng yang dicurangi bagaimana mi kalau yang lain betul-betul ini kecurangan yang sangat massif dilakukan oleh KPU “, ungkap Dg Sikki salah seorang warga Pa,Baeng-Baeng yang sangat kecewa dan prihatin atas tindakan KPU Makassar.

Sementara hasil hitung cepat KPU Makassar melalui websitenya TPS 005 Kelurahan Baeng-baeng paslon Appi-Cicu menang telak dengan 209 suara, sementara KoKo hanya 4 suara, dan suara batal tidak ada serta jumlah total suara sebanyak 213

Diketahui kecamatan Tamalate merupakan salah satu kecamatan yang memiliki jumlah DPT yang besar, sehingga dimungkinkan daerah ini rawan kecurangan jika tidak diantisipasi dan dikawal dengan baik.

“Kami menghimbau kepada seluruh warga kota Makassar, relawan dan tim KoKo agar bersama-sama mengawal suara rakyat karena suara rakyat adalah suara Tuhan olehnya itu jangan lengah selamatkan suara rakyat selamatkan demokrasi Makassar”, ujar Adi Rasyid Ali panglima Menara DIAmi saat melakukan patroli di kecamatan Panakukkang, jumat (29/6/18).

Baca juga :  Salam Satu Jari Turut Hadir Dipenggeledahan Kantor Balaikota Makassar, Ada Apa..?

ARA akronim nama ketua DPC Demokrat Makassar ini menambahkan, “KPU Makassar jangan coba-coba mainkan suara rakyat, sekali lagi jangan main-main”.

Berbeda halnya dengan RW 04 Kec.Mariso Kampung buyang, Sirajuddin Dg Naba mengatakan bahwa hingga saat ini di setiap TPS di masing-masing Kelurahan belum ada yang ditemukan perubahan CI masuk di KPU Makassar.

” Ya sempat ada ketegangan di Kecamatan Mariso salah satu Paslon No 1 meminta supaya wilayah Kecamatan di disterilkan sebelum penghitungan suara dilakukan. Aksi tersebut di kawal puluhan aparat setempat.

Hingga berita ini turun, Sejumlah massa masih berada di Wilayah Kecamatan Mariso guna menunggu hasil perhitungan Rekap dari masing masing TPS.(**)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top