banner-1

Makassar

Ketua LPM Kecamatan Manggala : Rahman Pina Tidak Paham Mekanisme

Ketua LPM Kecamatan Manggala ( A. Pasamangi Wawo)

Makassar, metrotimur.com – Ketua LPM Kecamatan Manggala, Andi Pasamangi Wawo menilai Rahman Pina tidak paham tentang mekanisme insentif RT/RW.

Hal tersebut di sampaikan melalui via telpon saat dikonfirmasi terkait issu insentif RT/RW yang suarakan oleh Rahman Pina.

” Saya pikir, Rahman Pina tidak memahami mekanisme insentif RT/RW “, Kata Andi Pasamangi, Senin (14/7/17).

Menurut Andi Wawo Sapaan akrabnya, ” ini harus diluruskan, karena kami di LPM sangat memahami mekanismenya dan juga sebagai Tim penilai di 9 indikator kinerja RT dan RW dan itu sudah di pahami juga oleh para Ketua RT dan RW melalui sosialisasi, jadi soal jumlah insentifnya memang bervariasi sesuai dengan kinerjanya, terang Andi Wawo.

Kemudian perlu di pahami, ” Pemkot Makassar sebelum menerapkan gaji 1 juta bagi RT dan RW itu, Pemkot Makassar duduk bersama dengan pihak Kejaksaan tentang mekanisme penyaluran insentif RT dan RW, dari kajian tersebut maka lahirlah mekanisme penyaluran dengan 9 indikator, karena 1 juta itu bukan Gaji atau Honor tapi insentif yang berbasis kinerja, Terang Ketua LPM Manggala, Andi Pasamangi Wawo.

Lebih jauh lagi, Andi Wawo mengatakan, ” insentif RT da RW itu kan pakai uang rakyat, jadi pengelolaannya harus jelas, kemudian kami di LPM juga ikut bertanggung jawab secara hukum atas pengelolaan anggaran tersebut, karena kami di LPM ikut menilai kinerja RT dan RW dengan merujuk kepada 9 indikator dan bertanda tangan untuk nilai yang harus didapatkan oleh Ketua RT dan RW.

Andi Wawo, ” ada 9 indikator yang dinilai, untuk mendapatkan insentif 1 juta bagi RT dan RW, kami dari LPM diberi 4 point untuk menilai kinerja RT dan RW dan kita juga lakukan secara transparansi kemudian 4 point penilaian yang dilakukan oleh Lurah yaitu terkait admistarasi dan 1 point itu adalah pemkot sendiri, Kata Andi Wawo.

Baca juga :  BPKAD, Pemkot Latih ASN Kelola Barang dan Aset angkatan xx

Terkait penyataan Rahman Pina soal aduan yang diterima soal insentif RT dan RW, Andi Wawo mengatakan, ” Kalau Rahman Pina paham seharusnya dia jelaskan kalau itu bukan gaji atau honor tapi insentif yang berbasis kinerja, tapi mungkin Rahman Pina tidak paham, kata Andi Wawo.

Andi Wawo menambahkan, ” daripada gaduh karena tidak paham, ayo kita duduk bersama, LPM, Pemkot dan DPRD kita kupas tuntas, tidak usah gaduh tanpa ada ujung, biar masyarakat faham bukan buat bingung masyarakat , tutup Andi Wawo. (Ron)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top