Hukrim

Kibarkan Atribut Golkar dan Libatkan Anak Dibawah Umur, Bawaslu Layangkan Surat ke 2 Untuk BPD Prabowo – Sandi

Foto: Kampanye Capres Prabowo - Sandi di Lapangan Karebosi Makassar

MAKASSAR, METROTIMUR.COM  – Selama dua jam mengikuti pemeriksaan di Bawaslu Makassar, terkait dugaan pelanggaran melibatkan anak – anak dibawah umur pada saat kampanye akbar Capres Jokowi – Ma’ruf Amin, 31 maret 2109 di Lapangan Karebosi, Kota Makassar, Ketua TKD Jokowi – Ma’ruf Amin, Syamsul Bahri berikan klarifikasi.

Syamsul Bachri usai memberikan klarifikasi menyampaikan jika tuduhan yang diarahkan kepada pihaknya, adalah di luar jangkauan TKD. Khusus soal pelibatan anak-anak.

Sebagai penanggung jawab pada Kampanye Capres Jokowi – Ma’ruf Amin di Lapangan Karebosi beberapa hari yang lalu, tepatnya 31 maret 2019, Syamsul Bahri mengatakan pihaknya jauh sebelumnya sudah mengingatkan kepada peserta kampanye supaya tak membawa anak-anak jauh hari sebelum kampanye akbar di Karebosi dilakukan.

“Kami sudah imbau, bahkan jauh sebelumnya, agar tidak membawa anak-anak pada saat kampanye nanti, jelas itu kita imbau itu, ” kata Syamsul singkat, jum’at (5/4/19).

Kalaupun ada yang ditemukan, itu berarti diluar kemanpuan kami mengawasi saat di lokasi kampanye, bukan berarti kami tidak mengingatkan sebelumnya, sekali lagi kami sudah imbau, artinya jika ada hal seperti itu, itu diluar kendali kami ditambah dengan padatnya massa saat itu, terang Syamsul Bahri.

Syamsul Bahri menambahkan, terkait panggilan Bawaslu Makassar adanya laporan itu, tentu kami koferatif dan menghormati itu, tambahnya.

Diketahui, selain TKD Jokowi – Ma’ruf Amin yang diduga melakukan pelanggaran, Bawaslu Makassar sebelumnya sudah melayangkan surat panggilan kedua kepada BPD Prabowo – Sandi, menurut Nursari, Ketua Bawaslu Makassar, sampai pada panggilan kedua pihak BPD Prabowo – Sandi tidak penuhi panggilan pertama tersebut.

“Panggilan pertama untuk Capres 01, hari ini, jum’at (5/4/19) sudah dipenuhi, untuk panggilan BPD 02, surat pertama sudah dilayangkan tapi tidak penuhi, kita berharap surat ke dua yang sudah kita layangkan, pihak BPD 02 , senin depan bisa hadir, ” kata Nursari.

Baca juga :  Zippo Community: Memilih Caleg Jangan Lupakan Sejarah Pilwali Makassar 2018

Baik untuk TKD 01 dan BPD 02, keduanya diduga melakukan pelanggaran, untuk Kampanye Capres 01, diduga melibatkan anak dibawah umur dan beredarnya surat dari dua Dinas dari Pemkot Makassar terkait Kampanye jokowi.

Sementara untuk Kampanye Capres 02, pelanggaran yang sama yakni diduga melibatkan anak dibawah umur pada kampanye Prabowo – Sandi di Lapanga Karebosi. Kemudian pelanggaran yang kedua yakni adanya temuan bendera atau atribut Partai Golkar pada kampanye Prabowo – Sandi di lapangan Karebosi. (Ri).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top