banner-1

Politik

Koalisi Rakyat Siap Tempur, JSI Nilai Persiapan DIAmi Sangat Matang

Makassar, metrotomur.com – Diperkiran ratusa ribu relawan DIAmi dan simpatisan partai Demokrat yang tergabung dalam Koalisi Rakyat turun mengantar pasangan Moh Ramdhan Pomanto dan Indira Mulyasari Paramastuti (Danny-Indira) mendaftar melalui jalur perseorangan di KPU Makassar, Senin kemarin 8 Januari 2018.

Menurut Jubir DIAmi Abd. Haris Awie mengatakan, estimasi jumlah relawan DIAmi yang tergabung dalam koalisi rakyat yang mengawal DIAmi me KPU sekitar 100 ribu orang

“Kalau kita estimasi pendekatan ada sekitar 100 ribu yang terpantau sepanjang jalan sampai ke KPU kemarin, tetapi itu estimasi yang terpantau,tapi dari kondisi yang terjadi dilapangan, sekitar satu jam Kandidat DIAmi berada di Gedung KPU berdasarkan dari laporan Tim pemantau dan pengamanan rombongan, massa terus berdatangan, jadi kalau Kita estimasi pendekatan lebih dark 130 ribu relawan, yang pastinya kami Koalisi Rakyat siap bertempur di Pilwali mendatang, ” kata Awie.

Dari hasil rekapitulasi syarat minimal dan sebaran dukungan, Danny menyetorkan sebanyak 117.492 atau lebih 70 persen dukungan rakyat yang real mengantar paslon DIAmi mendaftar sebagai calon tetap pada Pilwali mendatang.

Jumlah itu baru merupakan hasil faktualisasi dukungan oleh KPU. Belum termasuk yang dinyatakan tidak lolos lantaran masih format lama. 200.000-an ribu dokumen dukungan juga tidak disetor ke KPU karena disimpan sebagai antisipasi perbaikan sekalipun tidak terjadi.

“Jumlah real Surat dukungan syarat untuk ketahap calon tetap itu melebihi syarat minimum dukungan yang lolos divertual itu sebanyak 117.492 dukungan, artinya menghampiri dua kali lipat yang menjadi syarat. Kemudian karena waktu yang mendesak kemarin pada saat tahapan jalur independent yakni verifikasi surat dukungan, jumlah dukungan DIAmi masih tersisa 250.000 an yang Kita tidak masukkan, “jelas Awie.

Baca juga :  Hari Libur Satgas Drainase Tetap Fokus

Menanggapi hal itu, Supervisor Strategi dan Pemenangan Jaringan Suara Indonesia (JSI), Nursandy menilai, akumulasi dukungan rakyat yang telah diserahkan secara sukarela ke pasangan yang menggunakan tagline DIAmi itu berpotensi menjadi suara real di lapangan. Dengan sebaran dukungan di 15 Kecamatan se-Kota Makassar, maka hampir dipastikan pula pemilih Danny-Indira pun merata.

“Persentase dukungan hasil verifikasi faktual Danny-Indira memang tergolong fantastis. Hal ini wajar karena posisi Danny sebagai petahana dan jauh hari persiapannya telah matang,” kata Nursandy saat dikonfirmasi, Selasa (9/1/2018).

Menurutnya, dukungan ini menjadi kekuatan elektoral tersendiri bagi Dany-Indira. Meskipun dukungannya sangat signifikan, namun hal ini tidak bisa dijadikan rujukan tunggal untuk menyimpulkan kekuatan real pasangan DIAmi. Pasalnya dukungan itu tidak selamanya linear dengan suara yang ada di TPS, sangat berpotensi bertambah dan kemungkinan pula ada kekuarangan.

“Dukungan KTP bagi pasangan Independen pada umumnya tak selalu linear dengan perolehan suara di TPS,” ucapnya.

Diapun menyarankan, sebagai kandidat petahana, Danny harus mempertahankan elektabilitas dan terus merekrut strong voters di lapangan. Ada beberapa variabel yang bisa menguntungkan Danny-Indira.

“Variabel dalam election sangatlah beragam. Dimulai dari cara mengorganisir tim, menentukan dan menjalankan strategi yang tepat, mengelola issu dan program, kemampuan memobilisasi dan variabel lainnya,” ucapnya.

Diapun mengatakan, Danny-Indira perlu menyiapkan tim kerja yang solid, mengidentifikasi dan menciptakan komunikator yang memiliki kemampuan persuasif untuk meyakinkan pemilih dan menentukan strategi pemenangan yang tepat.(*/IC)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top