banner-1

Makassar

Konstalasi Politik Sulsel Memanas, Para Balon Pemimpin Berkumpul di Jantung Kota Makassar

Makassar, metrotimur.com – Para Bakal Calon Pemimpin Sulawsesi Selatan berkumpul di satu titik, di jantung Kota Makassar, mereka datang untuk merendahkan dirinya dihadapan Sang Pencipta dan menyadari bahwa mereka bukanlah siapa – siapa, Jum’at (1/9/17).

Nampak terlihat beberapa bakal calon Gubernur dan bakal calon Walikota Makassar, lapangan karebosi menjadi titik pertemuan mereka dalam menunaikan sholat Idul Adha, diantaranya,  Nurdin Halid, juga hadir Agus Arifin Nu’mang dan Rivai Rais , Walikota Makassar, Ir. Moh. Ramdhan Pomanto dan Ketua DPRD Makassar, Frouk M Betta

Perayaan Idul Adha meredam dan mendinginkan panasnya suhu politik,semua duduk sama rata, berdiri sama tinggi, mereka tunduk dihadapan sang pencipta alam dan menyadari bahwa mereka bukan siapa – siapa dihadapaNYA.

Namun dibalik itu terjadi gejolak diantara mereka, seperti Partai Golkar, dibeberapa media pernyataan kader Golkar , sebut saja Rahman Pina dan Farouk M Betta, beberapa hari yang lalu dibeberapa media keduanya mengatakan, Golkar akan berkoalisi dengan Nasdem untuk menumbangkan petahana Danny Pomanto. Bahkan Bendahara Golkar Rahman Pina mengatakan, bahwa tingkat elektabilitas Petahana Danny Pomanto semakin menurun bahkan yang terendah disulsel , sehingga dengan koalisi Golkar Nasdem petahana akan tumbang.

Namun diketahui sampai hari ini juga sikap kedua Partai yang berkoalisi untuk menumbangkan Petahana, yakni Golkar Nasdem belum juga diketahui siapa kandidat yang akan diusung untuk menumbangkan Petahana Danny Pomanto.

Danny Pomanto menanggapi

Sementara itu, Petahana Danny Pomanto yang menjadi incaran beberapa kandidat untuk mendampinginya, mengalami kondisi yang sama dengan kata lain petahana belum juga menentukan siapa dan bagaimana kriteria yang diinginkannya untuk duduk kembali memimpin Kota Makassar, bahkan tak kalah hebohnya, beredar kabar bahwa petahana Danny Pomanto akan melawan kotak kosong, tanggapa itu mendapat respon dari berbagai kalangan politisi.

Baca juga :  Danny Pomanto Zikir Bersama Belasan Ribu Anak Yatim

Petahana Danny Pomanto akan melawan kotak kosong, mendapat respon dari beberapa petinggi partai dan beberapa calon Walikota, sebut saja Muzakkir Ali Djamil dari Partai PKS mengatakan, “Tidak akan mungkin petahana akan melawan kotak kosong, masih banyak kandidat yang mampu melawan Petahana.

Konstalasi politik berubah drastis, berbagai pertemuan pun terjadi bukan hanya di ruang tertutup, konsolidasi pun terjadi sampai di warung kopi , perlawanan -perlawanan tersebut di tunjukkan, misalnya Golkar dan Nasdem , membentuk satu kolaborasi politik untuk menumbangkan Petahan Danny Pomanto.

Sementara mendengar fenomena politik tersebut, Petahana Danny Pomanto menyikapi dengan dingin, “Tidak apa – apa , yang pastinya saya masih fokus urus rakyat, tahapan – tahapan yang saya lalui kemarin dibeberapa partai, mulai mendaftar sampai fet proper test, karena itu merupakan syarat untuk dilalui, mengenai maju ataupun siapa yang nanti mendampingi, kita serahkan semua kepada rakyat.

“Apa yang kita cita – citakan, jadi 01 ataupun siapa 02 , kita serahkan kepada rakyat, biarlah rakyat yang menentukan, kita tidak boleh kemudian mengambil keputusan tanpa ijin rakyat, karena toh nantinya tanggung jawab kita itu harus kepada rakyat, kemudian pestanya (pilwali) juga masih terbilang lama, biarlah saya mau fokus urus rakyat dulu, masih banyak tanggung jawab yang harus kita sama – sama selasaikan, ” Terang Danny Pomanto.

Bahkan dengan sangat terbuka Danny Pomanto mengatakan, “Silahkan berkompetisi dengan sehat, biarlah rakyat yang menilai, yang pastinya endingnya untuk kemaslahatan rakyat.

Menanggapi DIA Jilid II, Petahana Danny Pomanto mengatakan, ” Saya tidak boleh egois ataupun Zholim apalagi menghalangi Deng Ical untuk naik kelas, tidak mungkin saya lakukan, semua warga Negara berhak untuk menentukan pilihannya, ” Kata Danny, beberapa waktu yang lalu di Hotel Swess Bell, Panakukang.

Baca juga :  Dukung Danny, Anggota Dewan Makassar Bentuk Komunitas " Gammara'na DP

Kerja nyata Danny Pomanto dalam kurung waktu tiga tahun, sejumlah partai yang memiliki kursi di parlemen bahkan partai yang baru resmi terdaftar sebagai peserta melabuhkan pilihannya kepada Danny Pomanto.

Lalu kemudian kemana akan berlabuh Partai Berlambang mercy ( Partai Demokrat), yang kita ketahui diperiode yang lalu Demokratlah yang menjadi pengusung DIA Jilid I dan memenangkan, apakah tetap akan menjaga Danny Pomanto ataukah akan melepaskan orang nomor satu di Makassar itu.

Konsisten diatas komitmen Danny Pomanto kepada Partai Demokrat pun disampaikan saat mendaftarkan dirinya kembali di Partai Demokrat, dihadapan Ketua DPC Demokrat Makassar, Adi Rasyid Ali dan dihadapan Desk pilkada Kota Makassar, Danny menyampaikan dengan terperinci.

“Komitmen saya kepada Demokrat sudah saya penuhi, ada tiga, yang pertama saya tidak akan memegang atau menjadi pimpinan partai apapun selama saya masih menjabat Walikota itu saya penuhi, yang kedua, saya akan menyediakan sekretariat Partai Demokrat Kota itu juga sudah saya penuhi dan yang ketiga memenangkan Pileg 2014 meskipun Demokrat bukanlah pemilik kursi terbanyak tapi sebagai pemenang suara terbanyak dan kala itu saya ditunjuk sebagai ketua tim pemenangan, ” Papar Danny.

Apakah Petahana Danny Pomanto akan melawan kotak kosong, Jika Golkar, Nasdem berkoalisi untuk melawan Petahana, Lalu Demokrat, kemana Demokrat akan berlabuh..??. (Ron).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top