MAKASSAR – Dengan lahirnya program Badan Usaha Lorong ( BULo), Kota Makassar mencanangkan dirinya sebagai Kota penggerak koperasi yang berbasis kerakyatan dengan menciptakan ” Rumah Koperasi “.
Hal tersebut di sampaikan oleh Ketua Dekopin Kota Makassar, Andi Idris Patarai, ” bahwa Kota Makassar telah melahirkan sebuah kebijakan yang berpihak kelompok usaha yang di kemas dalam sebuah program pro rakyat yang berbasis lorong.
” kebijakan yang dikeluarkan oleh pemkot Makassar dalam hal ini adalah Walikota Makassar, Ir.Moh Ramdhan Pomanto dengan membuat satu inovasi program yang di sebut Badan Usaha Lorong (BULo)”, Kata Ketua Dekopin Makassar,Andi Idris Patarai, Selasa ( 11/7/17).
Lanjut A.Idris Patarai, melihat partisipasi masyarakat Makassar yang cukup tinggi semenjak lahirnya Badan Usaha Lorong ( BULo) , lalu kemudian kami mengusulkan kepada Ketua Dekopin Pusat, Nurdin Halid, untuk bagaimana bisa menciptakan koperasi di setiap Kecamatan.
” kami mengusulkan kepada ketua Dekopin Pusat untuk menciptakan koperasi, Ketua Dekopin Pusat Nurdin Halid kemudian merespon usulan itu dengan memberi nama ” Rumah Koperasi “, Kata Idris Patarai.
Dimana manfaat rumah koperasi ini nantinya berfungsi untuk mendistribusikan modal – modal kerja kepada BULo yang ada di lorong disetiap Kecamatan yang ada di kota Makassar.
Harapannya, dengan adanya ” Rumah Koperasi ” sirkulasi dana ekonomi kerakyatan itu nantinya akan berpusat di Rumah Koperasi di Kecamatan. Dalam mendukung ” Rumah Koperasi ” tersebut kami juga kemudian mengusulkan stimulan pertama 1 milliar perkecamatan.
” kita berharap setelah pelaksanaan Harkopnas yang kita selenggarakan di Kota Makassar ini kebijakan ini akan ditindak lanjuti “, Harap Idris Patarai.(Ron)

