banner-1

Hukrim

Legislator Makassar Tak Kooperatif, NGO: Polda Harus Beri Kepastian Hukum

Makassar, metrotimur.com  – Koordinator Forum Komunikasi Lintas (FoKaL) NGO Sulawesi, Djusman AR, meminta kepada pihak Polda Sulsel untuk sesegera mungkin menindak lanjuti pemeriksaan para anggota dewan yang diduga terlibat dalam aliran fee 30 persen dari Camat lingkup Pemerintah Kota Makassar.

“Polda Sulsel segera beri kepastian hukum, siapa yang hanya sebagai saksi, siapa yang memang layak ditetapkan tersangka terkait fee 30 persen, termasuk para legislator yang diduga juga ikut menerima aliran fee 30 persen dari camat, ” kata Djusman AR, rabu (6/6/18).

Menurut Djusman AR, pada prinsipnya siapapun itu, termasuk anggota dewan, demi hukum, sebagai warga negara yang baik wajib taat terhadap panggilan hukum tersebut.

Lanjut Djusman AR, dimungkinkan tidak hadir apabila terdapat alasan – alasan
yang patut dengan ketentuan, ada penyampaian secara lisan atau tertulis kepenyidik untuk dinilai oleh penyidik bahwa tidak hadirnya karena sangat prinsip, dan penyidik dapat mengagendakan ulang untuk panggilan kedua terhadap terperiksa, baik sebagai saksi maupun tersangka.

“sesungguhnya seseorang yang mendapatkan panggilan namun kurang kooperatif terhadap panggilan tersebut justru merugikan dirinya sendiri, karena pada prinsipnya tidak ada orang yang menginginkan proses hukum atas kasus tersebut berkaitan dirinya terkatung – katung, ” ungkap Djusman.

Artinya kata Djusman, bukan hanya demi kepentingan penyelidikan atau lancarnya penanganan kasus tersebut, tapi juga demi status hukumnya sendiri guna secepatnya mendptkan kepastian hukum.

Begitupula jika nantinya dugaan kasus tersebut yang didugakan kepada anggota legislator tak menemukan unsur – unsur yang cukup, apakah lanjut atau SP3.

“Semakin lama bergulir semakin buruk penilaian publik, dan kepada masyarakat khususnya pihak terkait, apalagi seorang anggota dewan. Mari kita hargai proses hukum ini dgn senantiasa mengedepankan azas praduga tak bersalah, ” kunci Djusman. (fhr).

Baca juga :  Diduga Main Mata, Komisioner KPU Temui Pendukung DIAmi
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top