banner-1

Makassar

Lestarikan Bahasa Daerah Dengan Menggunakan Bahasa Indonesia Yang Tepat

Makassar, metrotimur.com –Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu’mang berharap agar penggunaan bahasa dalam berbagai atribut baik pada lembaga pemerintahan maupun swasta, lebih mengutamakan penggunaan Bahasa Indonesia dengan tetap melestarikan bahasa daerah.

Mantan Ketua DPRD Sulawesi Selatan itu mencontohkan penulisan nama jalan di Kota Makassar dimana pada bagian atas tertulis jelas nama jalan dengan menggunakan Bahasa Indonesia, sementara di bagian bawah menggunakan bahasa daerah dengan tulisan Lontara.

Agus AN juga mengatakan, penggunaan bahasa tertentu itu juga bertujuan untuk pembauran dalam masyarakat yang mayoritas menggunakan bahasa tertentu.

Dia berharap agar instansi terkait untuk segera memproses usulan agar ada regulasi yang mengharuskan pengutamaan penggunaan Bahasa Indonesia di berbagai tempat di Sulawesi Selatan.

Hal ini disampaikan Agus AN ketika menerima Kepala Pusat Pembinaan, Badan Pengembangan dan Pembinaan, Gufran Ali Ibrahim bersama rombongan di ruang kerja Wakil Gubernur, Jumat (21/4/2017).

Kedatangan Gufran menemui Agus AN, bertujuan untuk menyosialisasikan penghargaan Adibahasa 2018 yang penilaiannya berlangsung sekali dalam empat tahun.

Gufran menjelaskan, ada empat variabel penilaian penghargaan Adibahasa, yaitu penggunaan bahasa di media luar ruang, penggunaan Bahasa Indonesia dalam dokumen resmi pemerintah, kebijakan kebahasaan dan kesastraan.

Menurutnya, keempat variabel itu akan dinilai lebih rinci ke objek penilaian seperti penggunaan bahasa pada papan nama lembaga pemerintah dan swasta, naskah dinas, peraturan perundangan- undangan daerah, kegiatan swadaya pemerintah, dan lainnya.(**)

Baca juga :  Putera Asisten I Wafat, Danny - Indira Melayat
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top