banner-1

Makassar

Lurah Batua : Program BULo Anugerah Buat Warga Lorong

MAKASSAR – Lurah Batua Jufri Jamado sangat mengapresiasi program BULo yang di canangkan oleh Walikota Makassar.

Menyikapi informasi yang berkembang tentang Lorong Bulo yang ada di Lorong 96, jika itu Bulo yang disulap , Lurah Jufri menjelaskan , ” Lorong 96 adalah merupakan sample BUlo yang kita tampilkan dari masing – masing Kelurahan dan hasil kerja para Kelompok Tani Lorong.

Program Bulo merupakan program yang dikategorikan telah membawa asas manfaat bagi warga Makassar, khususnya warga lorong.

Lurah Batua mengatakan, jika kita berbicara soal cabe dan pembibitannya, maka sudah pasti kita akan berfikir lahan yang luas dan berpikir ke areal pertanian, tetapi dengan BULo, lahan bukan lagi menjadi hambatan bagi Kota besar seperti Makasaar untuk menciptakan lahan pertanian, kata Lurah Batu, Jufri Jamado, Jum’at (14/7/17).

Inovasi program pertanian yang di kemas kedalam Bulo oleh Walikota Makassar, saya sendiri sebagai Lurah Batua merasakan, lahirnya program BULo adalah anugrah buat warga, dimana dengan program BULo warga saya semakin di untungkan, bayangkan saja dengan lokasi ya g sempit bahkan didalam lorong atau di pagar tembok kemudian di konsep menjadi lahan tanaman, bukan hanya cabai tetapi jenis tanaman lainnya juga ada, kemudian melahirkan nilai ekonomis , terang Jufri Jamado.

Untuk Kelurahan Batua Kecamatan Manggala, Kelompok BULo yang sudah terbentuk sudah ada 5 Kelompok, kami berharap kedepan setiap RW yang ada di Kelurahan Batua sudah bisa memiliki Kelompok Tani Lorong sendiri, kata Jufri Jamado.

Kembali ke Lorong 96, Jufri Jamado menjelaskan ” Lorong 96 itu adalah wilayah Kecamatan Ujung Pandang, tetapi dari hasil kesepakatan bersama dari 15 kecamatan dan 153 Kelurahan, sepakat untuk menjadikan Lorong 96 sebagai pusat sample BULo dari masing – masing Kelurahan, maka terciptalah kawasan BULo 96, tujuannya adalah untuk memperlihatkan bukan hanya kepada presiden RI tetapi kepada para tamu Harkopnas, kalau Kota Makassar itu punya sektor pertanian di setiap Kelurahan, dan sample tersebut bukan kami sulap tapi itu memang hasil kerja Kelompok Tani Lorong ( Poktarong) dan itu bisa di pertanggung jawabkan induk sampelnya

Baca juga :  Lurah Katimbang Layangkan Surat Ke Dinas Sosial

Antusias Kelompok Tani Lorong dalam menampilkan cabenya masing – masing tentu bukan hanya sekedar menampilkan, tetapi berharap kepada pemerintah Pusat jika apa yang menjadi cita – cita BULo bisa menjadi sebuah indikator dalam lahirnya para petani lorong khususnya di Kota Makassar, mengkondisikan dengan Harkopnas, dimana ketemunya, tentu BULo butuh support dari Pemerintah Pusat, tutup Jufri Jamado. (Ron)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top