banner-1

Nasional

Makassar Dalam Tahap Perencanaan Buat PLTSa

Jakarta, metrotimur.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mengikuti rapat koordinasi (rakor) percepatan pembangunan pembangkit berbasis sampah (PLTSa) di Kementerian Kemaritiman di Jakarta, Selasa (29/8/2017).

Hadir yang mewakili Pemkot Makassar, Sekretaris BLHD Kota Makassar Iskandar, Ketua Tim Pro yang juga Kadis Sosial Makassar Mukhtar Tahir dan Kepala Bapenda Makassar Irwan Adnan.

Rapat PLTSa ini untuk mewujudkan listrik berbasis teknologi yang ramah lingkungan khususnya untuk Kota Makassar.

Ketua Tim Pro Mukhtar Tahir mengatakan pentingnya rapat koordinasi ini guna menyampaikan daya tampung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di kota besar seperti Makassar yang sudah tidak dapat menampung tambahan sampah karena lahan yang terbatas.

Kedua lanjut Utta sapaannya, landfill (penimbunan sampah pada suatu lubang tanah) di kota semakin lama menimbulkan ganguan lingkungan hidup yang sangat serius, terutama dari pencemaran udara berupa bau pada radius yang relatif jauh, penyebaran penyakit dari serangga, pencemaran dari co2 dan methane yang terlepas ke udara serta tidak ramah lingkungan.

“Kehadiran kami menjadi bagian pemecahan solusi dan pengelolaan sampah secara terintegrasi dan tidak terpisah dari program-program lain,” kata dia.

Dari hasil rapat ini, sambung Mantan Kabag Humas Pemkot Makassar, menyebutkan ada solusi yang ditawarkan secara terintegrasi dengan sistem pengelolaan sampah.

“Perlu pengelolaan sampah yang akan memusnahkan timbulan sampah secara signifikan dengan teknologi yang ramah lingkungan dan menghasilkan listrik. Kabar baiknya Makassar dalam tahap perencanaan untuk membuat PLTSa ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, hal itu dikuatkan dengan payung hukum 1 adalah perpres 58/2017 tentang percepatan pembangunan proyek strategi nasional telah terbit pada tanggal 16 Juni 2017 dan payung hukum ke 2 perpres tentang percepatan pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik berbasis teknologi yang ramah lingkungan. (*)

Baca juga :  Stop..!! "Jalur Hijau " Jangan Jatuh Ditangan Kapitalis
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top