banner-1

Makassar

Makassar Kota Ketiga Pelaksanaan Indonesia Creative Cities Conference

Makassar, metrotimur.com – Walikota Makassar Danny Pomanto menghadiri Indonesia Creative Cities Conference yang digelar selama dua hari mulai dari tanggal 7-8 September 2017 di Hotel Gammara, Makassar.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) bekerjasama dengan Indonesia Creative City Network (ICCN) dan Pemerintah Kota Makassar dengan tema Creative Cities Energy.

Tidak kurang event ini dihadiri oleh seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) kota Makassar yang terlibat langsung dalam kegiatan pemerintahan daerah, akademisi, serta perwakilan lembaga swadaya masyarakat. Adapun dari pemerintah pusat diwakili oleh Badan Ekonomi Kreatif.

Kota Makassar sendiri menjadi kota ketiga penyelenggaraan. Dimana sebelumnnya dilaksanakan di kota Solo dan Malang.

” Saya terima kasih banyak telah mempercayakan kota Makassar menjadi tuan rumah yang ketiga. Kota Makassar memang sangat senang menerima tamu dari dulu ini menjadi bentuk keterbukaan Makassar yang terus menggengam gelar Sombere,” ucap Danny Pomanto, Wali Kota Makassar, Kamis (7/9/17).

Kata Danny, seseorang boleh jadi dikatakan sebagai orang yang kreatif jika ia mampu menciptakan hal-hal yang memberikan solusi dari suatu masalah. Olehnya, Danny pada kesempatan ini mendiskusikan hal-hal yang menjadi kendala untuk kedepannya.

” Kegiatan ini merumuskan pola dasar. Ini menjadi patokan kebijakan yang nantinya bersama-sama pihak yang terlibat bisa menjalankan program secara nyata,” ungkapnya.

Danny juga mengungkapkan rasa bangga atas terlaksananya kegiatan tersebut. Hal itu dikarenakan mampu membangkitkan rasa kreatifitas yang akan menjadi sinergitas yang baik antar sesama kota.

Tak hanya itu, Danny juga mengambil inspiratif dari sebuah lagu yang berasal dari kota Makassar yakni ‘battu ratema ri bulang’ yang berartikan orang Makassar sudah dari ke bulan.

Baca juga :  Group WA Accarita Serahkan Langsung Bantuan Kepada Warga Kampung Bugis Bali

” Saya mengutip hal yang kreatif dari lagu tersebut bahwa sejatinya menjadi kreatif bukan hanya bisa menjangkau dunia saja tapi kreatif sesungguhnya jika pemikiran kita sudah sejauh menjangkau bulan,” akunya, Ia berharap kegiatan ini bisa menyemangatkan serta memperkuat sinergi kreatif dan saling menjaga perbedaan.

Dalam artian sama-sama mempromosikan kreatifitas atau ciri khas daerah masing- masing untuk Indonesia yang semakin kuat dalam hal kaloborasinya.

” Sesungguhnya orang Indonesia orang yang kreatif buktinya setiap ada olimpiade Internasional selalu saja ada peserta dari Indonesia. Makanya mereka harus diberi ruang agar lebih kreatif, tak sekedar pintar tapi cerdas,” pungkasnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top