banner-1

Makassar

Manajemen Bukit Baruga: Justru Kami Peduli Lingkungan Serta Masyarakat Sekitarnya

Foto: Jembatan Air Bukit Baruga

Makassar, metrorimur.com – Pihak Pengelola Perumahan Bukit Baruga mengklarifikasi dengan adanya issu negatif yang beredar terkait banjir yang terjadi di lingkungan wilayah Nipa- Nipa, Kelurahan Manggala Kecamatan Manggala.

Pihak Manajemen Perumahan Bukit Baruga melalui General Maneger Pemasaran dan Pengelola Bukit Baruga, Hasna Rajman menyampaikan, bahwa pihak Bukit Baruga sangat peduli kepada warga yang ada disekitar Kompleks Bukit Baruga Antang. Bentuk kepedulian Pihak Bukit Baruga menurut Hasnah Rajman dalam rilisnya mengatakan, Pihaknya telah membuka akses jalan bagi warga diluar Kompleks Bukit Baruga tepatnya di kawasan JAVA 1.

“Jadi kami sangat peduli dengan warga yang ada disekitar Bukit Baruga, akses jalan yang kami buka adalah merupakan akses jalan alternatif untuk menghindari jalur macet yang diakibatkan oleh banjir yang ada di jalan poros Nipa – Nipa, ” Kata Hasnah Rajman dalam rilisnya, jum’at malam (22/12/17) kepada metrotimur.com.

Akses Jalan Bagi Warga sekitar Kompleks Bukit Baruga

Menurut Hasna Rajman, tidak hanya akses jalan bagi warga di sekitar, sejak awal proyek kawasan JAVA 1 dan JAVA 2, pihak pengelola Bukit Baruga juga membuat jembatan yang lebih lebar untuk penyebrangan air menuju Sungai Tello dengan ukuran 6 meter dengan kedalaman yang sama dengan dasar tanah yaitu 4 – 5 meter.

“Jadi bukan hanya akses jalan bagi warga disekitar yang diberikan, tapi pihak kami juga sudah membangun jembatan air yang cukup besar dan lebar sebagai akses air menuju Sungai Tello dan itu juga untuk kepentingan warga disekitar ketika musim penghujan tiba, ” terang Hasna Rajman.

Jadi sekali lagi kami dari pihak pengelola Bukit Baruga membantah jika ada kesan negatif yang mengatakan pihak kami tidak peduli terhadap warga yang disekitar, justru sebaliknya kami sangat memperhatikan kenyamanan bagi warga yang ada disekitar, tambahnya.

Baca juga :  Sekda Kota Makassar Inspektur Upacara Hari Otonomi Daerah ke XXI

Sebelumnya, salah seorang tokoh masyarakat Manggala, H. Mustang menyayangkan sikap pihak Bukit Baruga yang belum merealisasikan janjinya untuk mengganti kanal yang pernah ditimbun oleh pihak Bukit Baruga saat melakukan penimbunan lahan untuk pembangunan perumahan Kompleks Bukit Baruga II, menurut H. Mustang, saat melakukan penimbunan lahan oleh pihak Bukit Baruga, Kanal yang ada disekitar lokasi penimbunan ikut tertimbun. Kemudian tertimbunnya kanal tersebut warga Nipa – Nipa mulai terkena dampak banjir, Kata H. Mustang, jum’at pagi (22/12/17) kepada metrotimur.com. (Ron).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top