banner-1

Makassar

Mantan Ketum HMI Cagora Sebut, DP Patut Diteladani

Walikota Makassar Ir. Moh. Ramdhan Pomanto

Makassar, metrotimur.com – Mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya, Peri Herianto sebut Seni kepemimpinan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto patut jadi contoh tauladan

” Seperti inilah pemimpin yang ideal (Danny), cerdas dalam membawa diri, didukung dengan keunggulan berfikir, dan peka terhadap hal-hal sekitar dalam menjalankan tugasnya. pemimpin yang ideal akan mampu berfikir luwes, dan memiliki ide-ide segar untuk kepentingan rakyatnya ” ujarnya saat ditemui di warkop bilangan Jl. Karebosi, Rabu (21/07) pukul 00.59 wita

Selain itu, mantan Ketua HMI Gowa Raya ini, juga memuji karakter kepemimpinan Danny yang mampu memimpin Kota Makassar kedepanya

” Siapa yang meragukan kecerdasan sosok DP, disamping berkarakter, beliau juga mempunyai jiwa seni kepimpinan yang tinggi begitulah kata negara tetangga “Singapura” ungkapnya

Menurutnya, selain dihormarti, Danny juga telah memberikan bukti nyata dalam membangun Kota Makassar selama periode kepemimpinannya

” Penghargaan Open Gov Leadership yang dilaksanakan oleh Pemerintah Singapura bulan Maret lalu. Ini salah satu bukti hasil gagasan dan ide tentang bagaimana membangun sebuah daerah dimulai dari pembangunan karakter hingga
partisipasi publik ” tegas Peri

Atas hal tersebut, Danny yang telah mendapatkan kepercayaan, baik skala nasional maupun internasional, menurut Peri, hal itu tidak terlepas dari corak kepemimpinan Danny berbasis kearifan lokal

” Seni kepemimpinan pak Danny sejatinya adalah membangkitkan kearifan lokal yang dapat diterima secara global, bisa dilihat dari luwesnya beliau bergaul, itu adalah cerminan “angin” tidak membeda-bedakan kelompok satu dengan yang lain, ” bebernya

Senada, Koordinator Temaanna DP, Kurniawan, SH. MH, pun mengatakan hal yang sama, bahwa sosok Danny adalah pemimpin yang cerdas, insiatif dalam menghadapi persoalan masyarakatnya.

Baca juga :  Indira Yusuf Ismail Disoraki "Oppoki" Oleh Ribuan Anggota Kombes

” Tidak hanya cerdas, seni kepemimpinan pak Danny inisiatif jika dihadapkan dengan suatu masalah. Bisa dilihat dari karakter kepemimpinan beliau menggerakkan dirinya sendiri terlebih dahulu untuk memulai segala sesuatunya tanpa adanya paksaan. ” ungkap Wawan

Menurut Wawan, Sikap inisiatif yang ada dalam diri kepemimpinan Danny, mampu memecah kebekuan ditengah konflik masyarakat Kota Makassar, sehingga iapun menyatakan hal tersebut patut diteladani

” Inilah yang patut diteladani, pemimpin yang menggerakkan hati masyarakat untuk mengambil keputusan bersama. Betul kata pepatah jika ingin memahami sosok maka jadilah temannya ” tutur Ketua IKA Hukum UIN Alauddin Makassar ini

Lanjut Wawan, Budaya Bugis Makassar yang ditonjolkan Danny telah memberi pengaruh yang cukup besar dalam konteks pembangunan dan kehidupan politik di kota Makassar.

“Oleh karenanya, menghidupkan basis budaya merupakan salah satu cikal bakal mendorong kembali sosok pemimpin Makassar, dan itu sudah ditunjukkan pak Danny dengan slogan-slogan lokal seperti Sombere’, Ana’ lorongna, temanna dan lain – lain. Jika ini di hidupkan dalam kontestasi politik, maka lahirlah nilai demokrasi yang berwajah kearifan lokal (Local Wisdom), dan secara sadar telah memberi pengaruh yang cukup besar dalam konteks pembangunan dan kehidupan politik di kota Makassar. ” pungkasnya. (*/ron)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top