banner-1

Makassar

Melayani Warganya, Danny Tidak Mengenal Istirahat

Makassar, metrotimur.com – Idealnya, hari Sabtu – Minggu adalah weekend yang banyak digunakan orang berlibur atau bersantai dengan keluarga. Namun hal itu, tidak berlaku bagi wali kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto. Malahan, bapak tiga putri ini memanfaatkannya untuk lebih memaksimalkan diri menlayani masyarakat, bahkan hingga jam 03.00 dini hari, menjelang sahur, Ia masih meluangkan waktu menerima aspirasi ketua RT/ RW di Makassar yang menemui wali kota di Rumah Jabatannya, Minggu dini hari, (18/6).

Danny seolah berkerja dari Sabtu – Minggu 24 jam tanpa tidur. Padahal, baru saja wali kota berlatar belakang arsitek ini kembali ke Rujab Anging Mammiri ini setelah sebelumnya menghadiri dua kegiatan dini hari, yaitu bersilaturrahmi bersama warga pengunjung pasar segar dan melepas sahur on the road, Balaikota Adventure (Batrav).

Dari jadwal resmi wali kota yang dikeluarkan bagian protokol Pemkot Makassar, tercatat agenda yang mesti dihadiri Danny Pomanto yakni sebanyak 18 titik terhitung dari pagi hingga pukul 21.00 malam hari. Namun, dari sejumlah agenda itu, beberapa agenda tambahan yang tidak tercatat, termasuk audiens di rumah jabatan yang tanpa membuat janji terlebih dahulu.

Walau demikian, Danny tidak mempermasalahkannya dan tetap melayani warganya seperti halnya terlihat saat kehadiran beberapa ketua RT/ RW pada dini hari tersebut. Padahal, agenda Danny di Gerakan Makassar Salat Subuh Berjamaah rutin yang dilakukan setiap hari minggu selama bulan ramadhan ini beberapa jam lagi akan segera digelar. Ia justru mengapresiasi rombongan ketua RT/ RW ini yang bahkan menjelang pagi pun masih memikirkan kebaikan kota ini.

“Kalau begini semua ketua RT/ RW, selesai persoalan kota ini,” ucapnya penuh semangat.

Baca juga :  Jelang Ramadhan, Wali Kota Danny, Wagub, dan KPPU Sidak Pasar

Beberapa RT/ RW ini terlihat kompak menyampaikan aspirasi mereka langsung ke orang nomor satu Makassar. Rupanya mereka berinisiatif memberi masukan kepada Danny tentang Laporan 9 Indikator penanda Insentif RT/ RW yang dibuatnya dengan tersusun sangat rapih serta terdata dengan baik. Hal ini pun mendapat respon positif dan diapresiasi oleh Danny. Padahal dari pengakuan RT/ RW itu, hal serupa juga telah disampaikan ke lurah masing- masing namun tidak digubris. Mereka berharap apa yang mereka sampaikan itu dapat menjadi contoh bagi beberapa Ketua RT RW yang lain dalam mendata indikator di kemudian hari.

“inimi dibilang dua kali tambah baik dan Makassar jangan mundur lagi pak wali,” sela salah seorang ketua RT yang hadir.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top