Hukrim

Menindak Lanjuti Instruksi KPK RI, Inspektorat Makassar Telusuri Kepemilikan Lahan Pramuka Bulurokeng

Foto: Lahan perkemahan Pramuka Kota Makassar

MAKASSAR, METROTIMUR.COM – Menindak lanjuti instruksi Korsupgah KPK RI wilayah VIII terkait penyerobotan lahan perkemahan pramuka milik Pemkot Makassar yang terletak di Kelurahan Bulurokeng Kecamatan Biringkanaya yang dilakukan oleh oknum, Kepala Inspektorat melakukan koordinasi dengan jajaran Pemkot Makassar.

Adanya laporan penyerobotan lahan perkemahan pramuka yang ada di Kecamatan Biringkanaya ke pihak KPK RI, Korsupgah KPK RI wilayah VIII menginstruksikan dan berkoordinasi dengan tim aset pemkot Makassar.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, ahad malam (7/7/19), Aldiansyah Malik Nasution Kordinator Supervisi dan pencegahan (Korsupgah) KPK RI, telah mendapat jawaban dari Tim aset Pemkot Makassar, melalui Zainal Ibrahim Kepala Inspektorat Kota Makassar.

Dari keterangan Zainal Ibrahim kepada pihak Korsupgah KPK RI, akan berkoordinasi dengan kepala pemerintah Kecamatan Biringkanaya, terkait adanya penyerobotan lahan pramuka, seperti yang disampaikan oleh Kwartir Cabang Pramuka Kota Makassar, ahad (7/7/19).

“Segera kami akan telusuri, dan kami sudah tindak lanjuti instruksi KPK, juga sudah kami koordinasikan dengan Camat Biringkanaya, ” kata Zainal Ibrahim kepada Korsuogah KPK RI, Aldiansyah Malik Nasution, melalui via telpon, ahad malam (7/7/19).

Hanya saja kata Zainal Ibrahim, terkait status lahan pramuka tersebut belum jelas status kepemilikan sebagai aset.

“Hanya memang Aset ini belum jelas statusnya, karena tidak tercatat dalam Neraca Aset Pemkot Makassar, tetapi besok kami akan telusuri status kepemilikannya, ” kata Zainal Ibrahim kepada Korsupgah KPK RI.

Berbeda dengan keterangan dari  Kwartir Cabang Pramuka Kota Makassar, Ibrahim Saleh, ia menjelaskan sejarah kepemilikan lahan pramuka tersebut. Ibe sapaan akrabnya mengatakan, bahwa lahan tersebut sebelumnya adalah kepemilikan Pemprov Sulsel, namun sekira tahum 80 an terjadi tukar guling dengan lahan milik pemkot di Daya dengan lahan pramuka yang ada di Kelurahan Bulurokeng Kecamatan Biringkanaya.

Baca juga :  Kejari Kota Bogor Ciduk Tersangka Terduga Korupsi KPUD

“Tahun 80 an sudah diserahkan kepada Pemkot Makassar dan kita gunakan sampai sekarang. Sebelum digunakan lahan seluas 9,6 hektar ini, lahan ini merupakan tanah dari Pemerintah Provinsi Sulsel. Kemudian pihak Pramuka melakukan tukar guling dengan Pemprov Sulsel dengan lahan yang ada di Daya, ” kata Ibe, ahad (7/7/19).

Oleh karena itu ia berharap, Pemkot Makassar dalam hal ini Pj Wali Kota Iqbal Suhaeb, melakukan intervensi terhadap lahan yang diserobot tersebut.

“Kita Kwarcab tidak punya kekuatan, kemudian setelah dilakukan pengambilan lahan kembali, harus didata ke aset dan mudah – mudahan pihak KPK juga mendata lokasi ini, ” kata Ibrahim Saleh. (Ron).

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top