Makassar

Merasa Kehilangan, Danny: Almarhuma Pelaku Sejarah, Selamat Jalan Saudara Seperjuanganku

MAKASSAR, METROTIMUR.COM – Mendapat kabar salah satu Ketua RT meninggal dunia, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto menyegerakan diri untuk melayat.

Masih mengenakan pakaian formal acara pernikahan, Danny Pomanto langsung mengunjungi rumah duka Alm. Nurul Inayah di RT VI/RW 5 ,Kelurahan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini, Makassar, Ahad (14/7/2019).

Setibanya di lokasi, Danny Pomanto mendoakan almarhum kemudian menyampaikan rasa belasungkawa sekaligus menguatkan keluarga yang ditinggalkan agar ikhlas.

“Kita doakan almarhuma, beliau adalah abdi masyarakat semoga khusunul Khatimah dan diberikan tempat yang layak di sisi-Nya dan diberikan kesabaran kepada keluarga yang ditinggalkannya, amiin ya robbal alamiin, “ucap Danny Pomanto.

Foto: Danny Pomanto Bersama RT/RW usai melayat di rumah duka Almarhuma Nurul Inayah di RT VI/RW 5, Kelurahan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini (14/7/19).

Bagi Ana’ Lorongna Makassar, Ketua RT dan RW, termasuk Penasehat Walikota dan masyarakat Makassar adalah keluarganya sendiri, bahkan Danny menganggap RT/RW adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam perjuangan membangun Kota Makassar semasa dirinya menjabat sebagai Wali Kota Makassar bersama wakilnya Deng Ical.

“Selama ini RT RW sudah menjadi bagian dari keluarga saya, bahkan bagian dari pelaku sejarah dalam mewujudkan Makassar Dua Kali Tambah Baik. Sekarang perjuangan itu tidak bisa berhenti terus kita lakukan, ini persoalan rakyat dan RT/RW dan penasehat adalah garda terdepan untuk Makassar Dua Kali Tambah Baik,” ungkap Walikota Makassar periode 2014-2019 ini.

Bahkan kata Danny Pomanto, piala Adipura berturut diraih oleh Kota Makassar tidak lepas dari perjuangan para RT/RW. Oleh karena itu bagi saya pribadi meskipun tidak menjabat sebagai Wali Kota, RT/RW selalu bagian dari apa yang menjadikan cita – cita kita semua untuk Makassar lebih baik lagi kedepan.

Baca juga :  Wali Kota Danny dan Kajari Dicky Perpanjang Kerja Sama

“Hormati dan hargai perjuangan RT/RW dan Penasehat, jangan ki pernah kecewakan, ” harap Danny Pomanto.

Diketahui, di masa kepemimpinan Danny Pomanto sebagai Walikota Makassar, Ketua RT dan Ketua RW dipilih langsung oleh warga secara serentak pada 2017 lalu.

Menurutnya, RT dan RW bukan hanya sekadar perangkat kelengkapan non struktural di pemerintahan, melainkan pelaku pembangunan yang mendorong kemajuan Kota Makassar.

“Selama saya memimpin Makassar, RT/RW yang banyak membantu saya dalam menjalankan roda pemerintahan,” kata Danny.

Sebelumnya, saat berjalan menuju rumah duka, Danny Pomanto disambut puluhan Ketua RT dan RW yang berebut hendak berjabat tangan dan berswafoto. Mereka nampak berusaha melepaskan kerinduan dengan Si Ana Lorongna Makassar. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top