banner-1

Politik

Nasib Bangunan CCR Panakukang Tinggal Menunggu Waktu

Makassar, metrotimur.com – Pembongkaran bangunan CCR Panakukang tinggal menunggu rekomendasi pimpinan DPRD Kota Makassar.

Hal tersebut di sampaikan oleh Ketua Pansus Fasum Fasos Wahab Tahir, saat ditemui di ruang Banggar DPRD Makassar.

” semua berkas sudah kita serahkan kepada pimpinan DPRD untuk ditanda tangani, jika rekomendasi itu sudah turun dari atas ( pimpinan), maka eksekusi pembongkaran bangunan diatas Fasum Fasos akan segera dieksekusi oleh Pemkot Makassar “, Kata Wahab Tahir, di ruang Banggar DPRD Makassar, Senin (17/4/17).

Diketahui beberapa waktu yang lalu Tim Pansus Fasum Fasos DPRD Makassar bersama Jajaran Pemkot Makassar melakukan sidak di gedung CCR, alhasil Tim Pansus DPRD menemukan adanya pelanggaran yakni adanya bangunan yang berdiri diatas jalanan, kemudian Tim pansus Fasum Fasos juga menemukan keganjilan di Siteplan CCR , dimana di Siteplan tersebut menunjukkan bahwa jelas ada titik Jalan yang sudah di jelaskan didalam site plan tersebut, namun pihak pengelola dengan sengaja mendirikan bangunan diatas jalanan tersebut.

Sementara itu ditempat yang berbeda, Wakil Ketua DPRD Makassar dari Fraksi Demokrat, Adi Rasyid Ali mengatakan, ” benar surat rekomendasi itu, pimpinan DPRD sudah terima dari Pansus, namun untuk tindak lanjutnya kita tunggu tanda tangan Ketua DPRD, Forouk M Betta.

” kita upayakan dalam satu minggu kedepan Pemkot Makassar sudah bisa mengambil tindakan tegas untuk melakukan pembongkaran, disana memang ada pelanggaran yang jelas dan dilakukan oleh oknum – oknum tertentu, harus dilakukan pembongkaran, jangan hak rakyat kemudian disalah gunakan kemudian kita biarkan “, Kata ARA sapaan akrabnya melalui Via telpon, senin (17/4/17).

Mengenai tanda tangan, dirinya (ARA) sudah menandatangani berkas rekomendasi tersebut.

Baca juga :  Ca'mon Menuju 02 Makassar Dengan Budaya " Pangada'kang "

” saya sudah tanda tangan, tinggal menunggu Ketua DPRD kapan menanda tangani surat rekomendasi pembongkaran tersebut “, Terang ARA. (ron)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top