banner-1

Politik

NH Diberi Kehormatan Oleh Suku Kajang Dengan Gelar ” Puto Manai “

Bulukumba, metrotimur.com – Bumi Panrita Lopi selain dikenal karena Phinisi yang telah mengarungi laut lepas hingga ke Eropa. Bulukumba juga dikenal karena Suku Kajang yang ada di Tanatoa.

Suku Kajang dikenal karena kearifan budaya lokal yang dijaga oleh masyarakat Tanatoa. Masyarakat adat yang telah membuktikan diri mampu hidup berdampingan dibawah kepemimpinan Tokoh Adat Ammatoa.

Dalam kunjungan NH di Bulukumba,NH beserta rombongan kemudian berkunjung di Tanatoa, Kunjungan NH di Tanah penuh sejarah itu, NH diberi kehormatan langsung oleh Ammatoa menjadi bagian dari Suku Kajang dengan nama ‘Puto Manai’.

” Ini penghargaan yang besar bagi saya diterima sebagai bagian masyarakat Kajang “, Kata NH

Baju yang dikenakan masyarakat Kajang serba hitam memiliki makna filosofis tersendiri. Hitam adalah warna yang suci bagi Masyarakat Kajang, mampu menyerap segenap warna yang ada tanpa merubah dirinya sendiri. Mengandung pengertian bahwa dalam berinteraksi kita mampu berbuat kepada siapa saja, dengan warna bendera apapun itu. Kita ingin merangkul semua dalam niatan yang suci untuk berbuat lebih baik, Ungkap NH.

Nurdin Halid, Sebagai bagian dari masyarakat Kajang, maka dengan ini menjadi tanggung jawab bagi saya untuk meneladani “Pasang Ri Kajang” sebagai manifestasi dalam menjalin hubungan dengan lingkungan sekitar. Keteladanan Ammatoa dalam memimpin masyarakat untuk tetap menjunjung kearifan budaya lokal menjadi penting untuk direfleksikan dalam Memimpin Sulawesi Selatan.

Diakhir kunjungannya, NH mengucapkan terima kasih kepada Ammatoa dan segenap Masyarakat Kajang yang telah menerimanha sebagai bagian dari Kajang. InsyaAllah sebagai bagian Kajang, akan menjaga nama baik Suku Kajang untuk bisa bermamfaat bagi masyarakat Sulawesi Selatan.(*/ron)

Baca juga :  Tiba Di Bulukumba NH Disambut Dengan Komunitas Becak
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top