Hukrim

Palaku Pemotongan Dana Bansos PKH di Makassar Terjerat Ancaman 5 Tahun Penjara

MAKASSAR, METROTIMUR.COM – Pelaku penyalahgunaan Program Keluarga Harapan (PKH) Kementrian Sosial yang dilakukan oleh salah seorang pendamping Keluarga Penerima Manfaat (KPM ) di Kota Makassar terjerat ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Setelah pihak kepolisian melakukan operasi tangkap tangan atau OTT salah satu pendamping PKH, inisial SY (40), pelaku salam proses penyidikan oleh pihak kepolisian, pelaku SY dikenakan Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 dan atau Pasal 8 UU RI No. 20 Tahun 2001 dengan ancaman hukuman di atas 5 Tahun Penjara.

Pelaku SY terjaring OTT oleh pihak Kepolisian dikediamannya dengan ditemukannya puluhan barang bukti kartu PKH milik para keluarga penerima manfaat.

Adapun modus yang dilakukan oleh SY, Setiap bulan ada program dari Kementrian Sosial (Kemensos) untuk dicairkan jadi modus SY mengumpulkan dan memegang kartu tersebut.

Setelah pelaku mencairkan dan memberikan kepada penerima bantuan, pelaku memotong tiap kartu sebesar Rp. 12.000 sedangkan tiap bulannya ada 400 kartu atau orang  penerima yang pelaku potong.

Demikian diungkapkan Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo, SIK saat menggelar konfrensi pers terkait keberhasilannya melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pelaku terduga “menyunat” duit bantuan PKH tersebut, Rabu (6/2/2019).

“Selain itu, ada juga bantuan sosial yang  triwulannya dimana pelaku setiap pencairan memotong sebesar Rp.50.000 (Lima Puluh Ribu Rupiah),” terang Kapolres didampingi Kasat Reskrim AKBP Indratmoko, SIK bersama Wakasat reskrim Kompol Jamal Fathur Rakhman, SIK pada konfrensi pers di Polrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani.

SY ditangkap pada hari Selasa (05/03/2019) sekitar pukul 16.00 Wita Jalan Sultan Abdullah Kec. Tallo Kota Makassar.

Adapun barang bukti yang berhasil disita dan diamankan berupa kartu kombo/ATM milik keluarga penerima manfaat, daftar rekapan penerima Rastra Bebas Sejahtera dan SK selaku pedamping sosial PKH.

Baca juga :  Tak Sejalan Gaya Politik Appi - Cicu, Zippo Community Alihkan Dukungan Ke Kolom Kosong

Pelaku dikenakan Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 dan atau Pasal 8 UU RI No. 20 Tahun 2001 dengan ancaman hukuman di atas 5 Tahun Penjara. (*/Ri).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top