banner-1

Hukrim

Panwas: Menghalangi dan Mengancam Proses Hukum Kami, Sanskinya Pidana..!!

Humas Panwas Kota Makassar (Muh.Maulana, SH,MH)

Makassar, metrotimur.com  – Meskipun tidak hanya teror yang dilayangkan kepada ketua Panwas Kota Makassar oleh orang tak dikenal, upaya hukum yang dilakukan oleh tim hukum Appi – Cicu dengan melaporkan ke Bawaslu RI, tidak menghentikan proses hukum yang sedang dijalankan oleh Panwas Kota Makassar.

Diketahui, diterimanya gugatan paslon DIAmi oleh Panwas Kota Makassar terkait keputusan KPU Makassar mendiskualifikasi paslon DIAmi, Teror pun datang mengarah kepada ketua Panwas Kota Makassar, Nursari, bahkan issu pelaporanpun terhadap langkah panwas menerima gugatan DIAmi ikut menjadi agenda untuk menghalangi sidang musyawarah sengketa pilkada Makassar 2018 yang kini sementara bergulir.

Menyikapi hal itu, melalui Humas Panwas Kota Makassr, Muh.Maulana, SH,MH mengatakan, upayah hukum yang ditempuh, itu hak dari tim kuasa hukum appi cicu. Menurut Maulana, langkah yang tempuh oleh Panwas telah tepat dan berdasar hukum.

“Itu hak kuasa hukum Appi – Cicu melaporkan kami, sejauh ini, langkah yang telah di tempuh panwaslu kota makassar telah tepat dan berdasar hukum, dan berdasarkan konsultasi hukum yang berjenjang, kemudian mengambil keputusan, ” kata Maulana, selasa (8/5/18).

Lanjut Maulana, soal upaya dari pihak manapun untuk menghentikan proses persidangan, pihak Panwas pastikan tidak ada yang dapat menghentikan proses persidangan yang telah berlangsung.

“Silahkan saja, tetapi apapun upayanya dan dari pihak manapun, kami tidak akan menghentikan proses hukum ini, sampai kedua pihak yang bersengketa mendapatkan kebenaran dan keadilan itu, ” kata Maulana.

Maulana mengingatkan kepada semua pihak, terhadap upaya apapun dan dari pihak manapun yang coba menghalang-halangi kami dalam menjalankan tugas tentu berimplikasi pidana sebagaimana di maksud dalam pasal 198A UU pemilihan.

Baca juga :  Penetapan Paslon, ARA Wakili DIAmi, ARU Tak Tersorot Kamera

“Jadi upaya apapun dan pihak manapun, jika ada yang coba menghalang – halangi proses hukum yang sedang berjalan, maka sanksinya adalah pidana, ” tegas  Maulana.

Kami tegaskan, Panwas tidak berada dipihak manapun yang bersengketa saat ini, panwas hanya semata – mata menjalankan perintah UU, ini juga merupakan komitmen kami secara hukum dalam rangka menjaga sprit konstitusional dan Demokrasi, kunci Maulana. (Fhr)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top