banner-1

Makassar

Pasca Terbakar, Danny Pantau Kondisi Pedagang Pasar Butung

Makassar, metrotimur.com Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto memantau kondisi pedagang Pasar Grosir Butung pasca musibah kebakaran yang terjadi Rabu siang, 7 Juni 2017 kemarin. Danny berkeliling Pasar Grosir Butung dan menyempatkan diri berbincang dengan pedagang yang ditemuinya, Kamis, 8 Juni 2017.

Pedangang mulai membuka toko dan berjualan seperti sedia kala meski ada juga toko yang masih tutup. Aktifitas jual beli dan bongkar muat barang mewarnai kesibukan pasar saat Danny berada di sana, Kamis, 8 Juni 2017.

Belajar dari musibah kebakaran yang menimpa Pasar Grosir Butung, Wali Kota Danny menekankan pentingnya SLF (Sertifikat Laik Fungsi) bagi bangunan yang berfungsi sebagai fasilitas publik meski tergolong bangunan tua.

“SLF penting agar setiap bangunan gedung sesuai dengan fungsi dan memenuhi keandalan, kesehatan, kenyamanan, kemudahan penggunaan serta serasi dan selaras dengan lingkungannya,” ujar Danny.

Dasar hukum penerbitan SLF adalah kelanjutan dari UU No. 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, PP No. 36 Tahun 2005, serta Peraturan Menteri PU No : 25/PRT/M/2007 tentang Pedoman Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung.

Beberapa kota besar di Indonesia semisal Makassar, Jakarta, dan Medan mensyaratkan penerbitan SLF bagi bangunan yang berfungsi sebagai fasilitas publik. SLF diterbitkan setelah pemohon mengantongi IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dari Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Penanaman Modal.

Selain mengantongi SLF, pengelola Pasar Grosir Butung juga diwajibkan memasang CCTV (Closed Circuit Television) demi keamanan bagi pedagang dan pembeli di kawasan pasar grosir terbesar dan terlengkap di Makassar.(*)

Baca juga :  Lurah Biring Romang : Membangun Wilayah Dengan Sentuhan Hati
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top