banner-1

Hukrim

Pelaku Jambret di Kab.Gowa Tewas Diamuk Massa

GOWA, METROTIMUR.COM – Pelaku jambret tewas di amuk massa setelah terjatuh dari motor seusai melakukan aksinya bertempat di jalan Poros Danau Mawang Kelurahan Mawang Kecamatan Somba Kabupaten Gowa.

Adapun identitas korban Jambret seorang Perempuan, Yulita Gustin Token, umur 21, pekerjaan swasta, alamat Komp. Pkg Jl. Meranti no 12 Kelurahan Romanglompoa Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa

Sekitar pukul 11.00 wita korban menuju ketempat kerjanya di Makassar namun korban melintas di Jalan Poros Danau Mawang, kemudian korban dihampiri oleh pelaku yang berboncengan sebanyak 2 orang dengan menggunakan sepeda motor Roda 2 jenis Honda Beat dengan plat DD 5009 XY ( plat putih ) dan langsung menarik tas korban yang di selempang dibadan korban.

Setelah itu, korban (Yulita) berteriak jambret kemudian ada pengendara motor trayel yang membantu korban utk mengejar pelaku yang lari menuju kampus UIN Samata, namun setibanya di jalan poros Pattallasang tepatnya di Dusun Lamuru Desa Sunggumanai Kecamatan Pattallasang Kabupaten Gowa pelaku terjatuh akibat banyaknya jalan yg berlubang di sepanjang Jalan Poros Pattallasang.

Dan masyarakat setempat yg mengetahui bahwa pengendara yg terjatuh itu adalah pelaku jambret lalu secara spontan beramai ramai menghakimi pelaku hingga sampai sekarat.
Namun salah seorang pelaku berhasil melarikan diri dari tkp.

Pukul 11.30 wita gabungan piket fungsi Polsek Bontomarannu mendatangi TKP setelah, tiba di TKP personil mengevakuasi pelaku dalam keadaan tidak berdaya dan melakukan pencarian terhadap pelaku yg melarikan diri namun tidak ditemukan, kemudian pelaku di evakuasi ke puskesmas Bontomarannu untuk dilakukan penanganan medis namun pihak puskesmas mengatakan bahwa pelaku sdh tdk bisa tertolong ( meninggal dunia ).

Sementara barang bukti yg digunakan pelaku dan korban beserta barang bukti hasil rampasan dari pelaku diamankan di Polsek Bobtomarannu Kabupaten Gowa.

Baca juga :  Proses Proyek Ketapang, Penyidik Polda Sulsel Diminta Profesional

Dugaan sementara korban sudah dibuntuti oleh pelaku namun korban tdk mengetahui, sehingga pelaku dapat membaca situasi kapan dapat melakukan aksinya, dan tidak menutup kemungkinan pelaku meninggal di TKP sebelum di bawah ke Puskesmas. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top