banner-1

Makassar

Penataan Kawasan Permukiman Korban Kebakaran Beruanging Masih Dalam Proses Pendataan

foto Kadis DPKP Ir.Fathur Rahim dan Lurah Lembo Ansar ( foto metrotimur.com)

Makassar, metrotimur.com – Pihak Kelurahan Lembo Kecamatan Tallo melakukan pendataan status lahan korban kebakaran Beruanging (kuburan), yang rencananya akan di lakukan penataan di kawasan tersebut oleh pihak Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kota Makassar.

Sebanyak 13 unit rumah habis terlalap api, tepatnya pada hari jum’at 21 April 2017, 35 KK dengan jumlah 160 jiwa dan 20 balita harus mengungsi dari lokasi tersebut, Bantuan Pemerintah Kota langsung di turunkan hari itu juga, berupa bantuan stimulan, seperti selimut,sarung dan berupa makanan ringan bersumber dari BPBD Kota Makassar, kemudian dari Dinas sosial, mendirikan dapur umum yang dilengkapi dengan kelengkapan dapur, sementara Dinas Perumahan langsung melakukan pendataan kawasan sementara untuk Dinas PU menyiapkan lampu penerangan.

Berdasarkan keterangan Lurah Lembo, Ansar, melalui via Telepon, selasa (25/4/17) mengatakan, saat ini pihaknya sementara melakukan pendataan terkait data apa saja yang di miliki oleh warga tersebut selama menempati lahan tersebut, di jelaskan , bahwa tanah yang di tempati oleh korban kebakaran tersebut merupakan tanah murni milik Negara.

” kami sedang melakukan pendataan terkait data apa saja yang di miliki warga tersebut ” ungkap Lurah Lembo, Ansar.

Lanjut, Lurah Ansar mengatakan,” dari data yang berhasil kami kumpulkan warga korban kebakaran di Beruanging memang tidak memiliki hak kepemilikan, yang mereka miliki hanya surat Pajak Bumi dan Bangunan (PBB),mengenai lahan tersebut adalah milik negara, adapun masa bermukim warga yang ada di wilayah tersebut sudah terbilang cukup lama yakni 46 tahun dan hidup turun temurun di lahan tersebut”. Kata Lurah Ansar.

Sementara itu Dinas Perumahan -KP melalui Kabid Perumaham Dan kawasan Permukiman, Ir.Andi Ono Indra Chandra mengatakan, terkait penataan kawasan tersebut pihaknya masih menunggu hasil pendataan dan rembuk warga dari pihak Kelurahan Lembo secara detail.

Baca juga :  Tempat Hiburan Malam Di Tutup Sementara

” kami dari DPKP tentu akan bekerja lebih cepat lagi, bilamana syarat penataannya sudah selesai, olehnya kami masih menunggu hasil dari pihak Kelurahan dan keinginan warga korban kebakaran,karena tentu penataannya kita harus lebih mengacu kepada peraturan yang berlaku khususnya status lahan dan pola apa atau jenis bangunan apa yang akan di bangun termasuk sistem peruntukannya bagi warga tersebut”, Kata Andi Ono .(Ron)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top