banner-1

Makassar

Peringati Malam Nuzulul Qur’an, Danny Sampaikan Terima Kasih ke Petugas Drainase

Makassar, metrotimur.com – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada petugas drainase yang telah berhasil mengantisipasi terjadinya banjir di kota Makassar.

Hal ini disampaikannya tepat pada malam peringatan nuzulul quran yang digelar Pemkot Makassar, tepatnya di malam 19 ramadhan, Selasa (13/6).

“Saya terima kasih, tadi petugas luar biasa, saya kordinasi mulai tadi sore sampai terakhir sejam yang lalu, sampai mereka membongkar beberapa bis beton. Ada banyak ditemukan yang aneh- aneh, ada ditemukan ban- ban, karung berisi kerikil, ada juga karung pasir, menyumbat drainase. saya tidak tahu yang jelas karung pasir tidak mungkin jalan di situ,” ucap Danny.

Namun wali kota berlatar belakang arsitek ini mengajak untuk tidak usah berprasangka buruk di bulan puasa ini. Karena menurutnya, kondisi hujan yang ekstrim, ditambah air pasang dari laut memang menyebabkan volume air naik dan menyebabkan beberapa genangan di titik tertentu.

“Kita patut bersyukur, di malam ke 19 ramadhan, pemerintah kota mengadakan nuzulul quran, memperingati turunnya alquran, di tengah- tengah hujan deras tadi, namun alhamdulillah sampai saat ini sudah berhenti, di tengah kesejukan malam dan alhamdulillah air cepat surut. Pada saat hujan sangat deras tadi sekali lagi menguji kita lagi dengan segala kebaikan dan dedikasi yang ingin kita persembahkan buat kota Makassar,” kata Danny.

Menurut Danny, hal ini sekaligus ujian bagi pemerintah sehingga akan terus memperbaiki apa yang masih kurang atau apa- apa yang masih kurang dalam birokrasi, pemerintah kota Makassar.

Inilah keberkahan malam nuzulul quran, kata Danny sebab tanpa itu dirinya tidak mampu membayangkan apa yang bakal terjadi. Alquran turun mengajarkan untuk terus membaca zaman. Sementara menurutnya zaman saat ini haruslah lebih jeli membacanya. Sebab menurutnya bacaan zaman ini jauh lebih kompleks dari 15 abad lalu.

Baca juga :  Danny - Aziz Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Puteri Hidayatullah

Dengan pembacaan yang baik maka berbagai fenomena yang terjadi dewasa ini dapat dipecahkan.

Senada dengan itu, Ketua MUI Sulsel Agh. KH. Sanusi Baco, LC juga menyatakan agar perintah Allah SWT yang diturunkan melalui ayat alquran yang pertama kali diturunkan, bacalah (iqra’) jangan diabaikan. Karena dalam ayat itu mengandung usur pengetahuan dengan perintah bacalah dengat menyebut nama Tuhan. Artinya kata Ulama Khatismatik ini manusia dituntut untuk terus menyeimbangkan antara Ilmu dan agama.

“Mungkin inilah yang dipakai Pak Wali sudah menjaga kota ini, tadi hujan namun tidak banjir. Meski ada sedikit gangguan. Namun memang kalau kita membaca Alquran di situ disebutkan kaum zaman jahiliyah yang dulu juga mengganggu nabi melakukan kebaikan, jadi saya juga bisa rasakan begitu beratnya tanggung jawab pak Wali sebagai pemimpin,” tuturnya.

“tapi zaman jahiliyah itu tidak terikat ruang dan waktu. Tapi jika sekarang ada ditemukan orang yang memiliki sifat- sifat tercela yang seperti digambarkan Alquran maka orang itu adalah orang Jahiliyah” pungkasnya lagi.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top