Makassar

Perjuangan Belum Tuntas, Komunitas Simpul Muda Kembali Pasang Badan Untuk DP di Pilkada 2020

MAKASSAR, METROTIMUR.COM  – Pasca pernyataan Danny Pomanto untuk kembali maju pada pilkada ulang Kota Makassar pada tahun 2020, sejumlah komunitas dan Ormas kembali pasang badan untuk Danny Pomanto.

Hal tesebut terungkap, saat Danny Pomanto menghadiri acara Diskusi dan Silaturahim yang diselenggarakan oleh Komunitas Simpul Muda Makassar, disalah satu cafe di Jalan Deng Tata Kecamatan Tamalate.

“Saya pikir pertemuan atau silaturahim malam ini dengan pak DP sebagai momentum untuk saling mengingatkan, bahwa perjuangan teman – teman belum tuntas, pilkada 2020 nanti adalah ruang untuk meraih kemenangan kita yang tertunda, ” kata Wakil Ketua Simpul Muda Makassar, Aidil, jum’at malam (12/7/19).

Menurut Aidil, perjuangan dari masuknya DIAmi sebagai kandidat pada pilkada 2018 yang berakhir harus terdepak dari gelanggang kontestasi pilkada 2018 kemarin, bukanlah akhir dari sebuah cerita demokrasi di kota Makassar, Sejarah terukir, DIAmi didiskualifikasi, dan berakhir dengan pasangan tunggal melawan Kolom Kosong, kemudian Kolom Kosong berhasil menolak calon tunggal Appi – Cicu sebagai pemimpin di Kota Makassar. Bahkan kemenangan Gubernur Nurdin Abdullah bagian dari perjuangan itu semua.

“Setelah DIAmi didiskualifikasi, kita masuk dalam barisan pergerakan sosial atau people power Kolom Kosong, kita bersama teman – teman komunitas dan beberapa jaringan ormas turun membuat nyaring suara kolom kosong, dan masyarakat yang mengingikan pemimpin yang sebenarnya, kita menang, tapi perjuangan belum selesai, kita hanya mampu menghadirkan kekosongan kepemimpinan yang lahir dari sebuah proses yang konstitusional, ” ungkap Aidil.

Oleh karena itu, kembali kita ajak semua lapisan masyarakat dan komunitas, kembali rapatkan barisan dan kekuatan, menyatakan sikap, bahwa Makassar butuh pemimpin yang mampu berakselerasi dengan rakyatnya dan bukan hanya sebagai pemimpin tapi mampu menjadi nahkoda yang menghantarkan kita kepada masyarakat yang bermartabat.

Baca juga :  Dewan Janji Akan Kawal Kasus Dasrul Guru SMK 2 Makassar

“Siapa pemimpin itu, Simpul Muda nyatakan sikap, bahwa kami rindu sosok pemimpin seperti Danny Pomanto, anak lorong yang inovatif, mampu merangkul semua lapisan, termasuk komunitas dalam membangun Kota Makassar, ” tegas Aidil.

Sementara itu, Asrul Ketua Likma Indoesia yang hadir dalam acara Diskusi dan Silaturahim warga Kecamatan Tamalate, mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Komunitas Simpul Muda dan warga Tamalate.

“Saya mengapresiasi semangat teman – teman Simpul Muda, mereka kompak, mampu menghadirkan pendidikan politik yang cerdas, bahkan keterlibatan para tokoh masyarakat, bukanlah perkara muda menurut saya, melihat dinamika politik Makassar, apa yang menjadi kesepakatan mendukung pak DP kembali ke pentas pilkada 2020 mendatang, tentu alasan Simpul Muda bagian dari sebuah konsistensi politik yang positif, ” kata Asrul, jum’at malam (12/7/19).

“Pak DP sudah mengharumkan nama Kota Makassar, pak DP dekat dengan pemuda dan tokoh masyarakat. Bahkan sejumlah program yang dicetuskannya juga banya diambil dari masukan masyarakat itu sendiri, artinya pak DP cukup merakyatlah, ” kata Asrul.

Menurut Asrul, kebebasan dalam menentukan pilihan politik dapat kita lihat dalam giat diskusi malam ini, ada tanya jawab dan ada usulan, muaranya pun jelas, yakni untuk Kota Makassar yang lebih baik lagi, dan kami mendukung itu, kunci Asrul.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, sejumlah Ketua RT dan RW dari Tamalate, tokoh agama dan juga tokoh Masyarakat yang juga mantan pejabat Kota Makassar, Sofyan Jalil. (ron).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top