Hukrim

Perketat, Kopel Indonesia Bentuk Tim Khusus dan Relawan Awasi Proses Hak Angket DPRD Sulsel

MAKASSAR, METROTIMUR.COM  – Direktur Kopel Indonesi meminta kepada Tim Pansus Hak Angket DPRD Sulsel untuk profosional dan transparansi dalam menyelesaikan sejumlah kasus pelanggaran yang diduga dilakukan oleh Gubernur Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Sudirman Sulaiman.

Tidak hanya itu, Syamsuddin Alimsyah juga berharap semua pihak bisa menerima dan mengawal proses hak angket dari para anggota DPRD sulsel dalam menjalankan fungsi pengawasannya.

“Hak angket itu hak konstitusional DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasanya, semua pihak menghormati dan menghargai itu, ” Kata Syamsuddin , ahad (30/6/19).

Menurut Syamsuddin, yang terpenting sekarang adalah bagaimana tim pansus angket bekerja profosional, terkhusus lagi, karena persoalan pelanggaran kepala Daerah, maka prosesnya harus terbuka kepada publik.

“Jadi prosesnya harus terbuka, tidak boleh tertutup, apalagi orang Makassar bilang “cokko – cokko ” atau tersembunyi. Prinsip dasarnya, Pansus harus membuka ruang selebar lebarnya bagi publik untuk akses informasi, termasuk memberi ruang kepada publik untuk menyaksikan langsung proses tersebut, ” terang Syamsuddin.

Mengapa demikian kata Syamsuddin, menyikapi hal tersebut, Kopel Indonsia juga akan ikut memantau langsung prosesnya.

“Jadi Kopel sendiri sudah membentuk tim khusus untuk memantau proses hak angket DPRD Sulsel, kenapa ..? karena hak angket itu bukan perkara main – main, ” kata Syamsuddin.

Siapa saja yang dibentuk oleh Kopel Indonesia sebagai tim Khusus, Syamsuddin mengatakan, bahwa selain Kopel sendiri, Kopel juga sudah membentuk relawan dalam mengawal proses hak angket DPRD Sulsel.

“Selain kami dari Kopel, kkta juga sudah bentuk relawan dalam mengawal dan mengawasi proses hak angket tersebut, ” kunci Syamsuddin. (*/ri).

 

Baca juga :  Selain Dipecat, Panwas: Ketua PPK Tamalate Akan Dijerat Pidana 4 Tahun
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top