banner-1

Hukrim

Perum Perumnas Belum Bisa Menunjukkan Titik dan Batas Fasos Jalur Hijau Manggala

Makassar, metrotimur.com – Tim terpadu penyelamatan aset pemkot Makassar melakukan peninjauan titik fasum fasos di wilayah kecamatan Manggala, Makassar, senin (11/12/17).

Hadir dalam peninjauan tersebut, senin (11/17) diantaranya, Kepala Inspektorat, Zainal Ibrahim, Kadis DTRB, Ahmad Kafrawi, Kadis DPKP, Fathur Rahim, Dinas Pertanahan, Sofyan Manai, Kabid Aset BPKAD, Iswadi Padasi dan sejumlah tim tekhnis dari masing SKPD, juga turut hadir mendampingi Camat Manggala Ansar Umar dan Lurah Manggala Anshar.

Adapun yang menjadi titik peninjauan fasum fasos di Kecamatan Manggala yakni lahan fasos Jalur Hijau yang terletak di jalan Poros Perumnas Antang Kelurahan Manggala.

“Hari ini kita lakukan peninjauan titik dan batas – batas fasum fasos bersama pihak Perum Perumnas Antang. Sebagai tahap awal kita ingin melihat titik mana saja yang telah diserahkan seperti yang tertuang di berita acara serah terima antara pihak Perum Perumnas dan Pihak Pemkot Makassar pada tanggal 26 Maret 1988, ” terang Zainal ibrahim.

Menurut Zainal Ibrahim, langkah awalnya kita meminta kepada pihak Perum Perumnas untuk menunjukkan titik fasum fasosnya dan batas – batasnya. Pasalnya pihak Perum Perumnas sebagai pihak yang menyerahkan maka tentu pihaknya lah yang lebih mengetahui titik dan batas – batasnya, mana saja yang sudah diserahkan seperti yang tertuang di berita acara penyerahan yang juga dijelaskan didalam site plan, ” Kata Zainal Ibrahim.

Terkait puluhan bangunan ruko yang berdiri diatas lahan jalur hijau, dimana pihak perum perumnas mengakui bahwa lahan yang diatasnya ada puluhan bangunan ruko adalah lahan milik Perum Perumnas dan tidak ikut diserahkan, Zainal Ibrahim mengatakan, “Kita lihat nanti apakah benar tidak termasuk dalam penyerahan apa tidak, olehnya hari ini kita turun dan meminta kepada Perum Perumnas untuk membuktikan batas – batas lahan jalur hijau, ” kata Zainal Ibrahim.

Baca juga :  Kejari Makassar : Upaya Ambil Paksa Fasum Fasos Diperbolehkan

Dari pantauan awak media, saat peninjauan lokasi, pihak perum Perumnas tidak bisa menentukan titik dan batas fasum fasosnya, bahkan penunjukan batas diatas gambar site plan dan titiknya pihak Perum Perumnas juga belum bisa menunjuk dan menjelaskan secara detail.

“Saya tidak tau soal batas – batasnya, yang mengetahui persis itu pejabat penunjuk batas yang ada di regional VII atas nama Pak Joko, ” jelas Arifin salah satu pegawai Perum Perumnas Antang yang diutus oleh perum perumnas.

Karena tidak pahamnya pihak penunjuk batas dan titik fasum fasos yang diutus oleh Pihak Perum Perumnas Antang, Tim Terpadu Penyelamatan Aset yang dipimpin oleh Kepala Inspektorat Kota Makassar, Zainal Ibrahim, kemudian meminta kepada Pihak Perum Perumnas untuk bisa menghadirkan pejabatnya yang bertanda tangan sebagai penunjuk batas di fasum fasos Manggala pada peninjauan selanjutnya. (Ron)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top