banner-1

Makassar

PK5 adalah tanggung jawab Lurah dan Camat

METROTIMUR– Maraknya pedagang kaki lima (Pk5) itu karena ada pembiaran, hal ini di sampaikan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Muh.Sabri usai mengikuti pelantikan pejabat Lingkup Pemkot di Baruga Anging Maammiri, Rujab walikota Makassar.

Munculnya pedagang kaki lima di beberapa wilayah tentu menjadi pertanyaan besar, kenapa bisa hadir dan tercipta sementara ada pejabat wilayah mulai dari tingkat kelurahan dan kecamatan yang di beri wewenang untuk mengatur wiilayahnya masing, ” Ungkap Sabri.

Hadirnya pedagang kaki lima yang tidak teratur itu di akibatkan karena terjadinya pembiaran, mereka berstatus sebagai pedagang kaki lima bukan karena tiba tiba,tentu hadirnya mereka sebagai PK5 perlu waktu untuk menempati lahan tersebut, kontrol pengawasan pemerintah yang sangat menentukan mereka bisa hadir apa tidak, tentu dalam hal ini adalah dari tingkat kelurahan dan kecamatan yang menjadi garda terdepan untuk melakukan kontrol,” Terang Sabri.

Lanjut Sabri mengatakan, Saya pernah menjadi Lurah juga pernah menjadi Camat hal seperti itu saya sudah lalui, maka dari itu hadirnya PK5 sudah bisa di pastikan karena adanya pembiaran, tidak akan mungkin bisa tercipta wilayah PK5 di lahan yang bukan peruntukannya tanpa di ketahui oleh pihak Kelurahan maupun kecamata, kalau Lurah dan camat tidak mengetahui berarti mereka itu jarang turun mengontrol langsung wilayahnya,” Tegas Sabri.

Jika pembiaran itu terus di lakukan, maka yang lahir adalah saling melempar tanggung jawab, sementara Satpol PP sebagai Penegak Perda tentu akan melakukan langkah jika protapnya sudah terpenuhi, maka dari itu untuk memangkas pertumbuhan PK5, Lurah dan Camatlah yang punya peranan penting untuk melakukan kontrol dan pengawasan, karena jika terus di biarkan maka pada saat di eksekusi tentu ada dampak sosial di atasanya yang akan ikut, di mana sebagian masyarakat yang menjadi PK5 adalah semata mata untuk mencari nafkah bagi keluarga mereka,” Kata Sabri.

Baca juga :  LMP Mada Sulsel Berbagi Takjil

” Lurah dan camat harus lebih inovasi lagi untuk mencegah maraknya PK5 di lahan yang bukan peruntukannya, jangan ada pembiaran,beri mereka penjelasan dan pemahaman yang baik,” Tutup Sabri.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top