banner-1

Politik

Putra Supomo Guntur: Jangan Lupakan Sejarah 10 Tahun Yang Lalu..!!

Karaeng Tinggi Barisan Orang Setia (BOS)

Makassar, metrotimur.com – Barisan Orang Setia (BOS) Supomo Guntur terus massifkan penjaringan dukungan untuk memgawal dan memenangkan petahan Ir.moh.Ramdhan ” Danny ” Pomanto di pilwali 2018 mendatang.

Barisan Orang Setia (BOS) yang di ketuai langsung oleh putera almarhum Supomo Guntur , Sulyadi Perdana Putra yang di akrab disapa karaeng Tinggi kembali mempertegas kepada publik bahwa Jaringan Supomo Guntur akan menjadi Barisan terdepan dalam mengawal Danny Pomanto di pilwali 2018

” kembali saya pertegas tidak ada lagi pilihan lain yang kami lakukan selain memenangkan Danny Pomanto di Pilwali yang mendatang, tidak hanya sampai di gerakan BOS yang saya ketuai langsung, tetapi jaringan yang tidak masuk kedalam BOS akan ikut berpartisipasi secara massif untuk memenangkan Danny Pomanto”, kata Ketua BOS, Karaeng Tinggi, dikediamanya,minggu malam (11/6/17)

Karaeng Inggi mengungkapkan, pilihan kami jelas yakni Danny Pomanto, saya sendiri yang pernah duduk di sekolah Pemnerintahan (IPDN) bahkan ilmu pemerintahan yang saya dapatkan dari mendiang ayah saya Supomo Guntur,Danny Pomanto adalah sosok pemimpin yang akan mewujudkan mimpi – mimpi kita untuk setara dengan kota – kota maju lainnya, itu terbukti 3 tahun kepemimpinan Danny Pomanto telah mengharumkan nama Kota makassar di kanca Nasional bahkan di skala Internasioan, itu alasan atas pilihan kami, Ungkap Karaeng Inggi.

Terkait opini yang berkembang jika klan Supomo Guntur sudah tidak akan ada lagi, Karaeng Inggi mengatakan, mereka boleh mengklaim kalau dua periode mendiang ayah saya sebagai Wakil Walikota hanya sebatas pelengkap perjalanan, saya katakan bahwa mereka lupa akan sejarah 10 tahun yang lalu, Supomo Guntur punya andil besar dalam perolehan suara di dua Periode tersebut.

Baca juga :  Danny : Saya Masih Fokus Urus Rakyat

” sangat keliru jika kemudian campur tangan Supomo Guntur di dua periode lalu hanya di klaim hanya hasil kerja dan penjaringan sepihak saja,itu keliru, saya pertegas, saya ada di perjalanan 10 tahun itu dan saya tau persis peranan keluarga kami dan jarinagn orang setia keluarga kami dan sampai detik ini mereka yang telah telah bekerja 10 tahun yang lalu masih tetap ada bahkan telah beregenarasi “, Kata karaeng Inggi.

Karaeng mengingatkan, ” meskipun Supomo Guntur telah tiada tapi sejarah tidak akan pernah hilang dan terhapus, ingat..!!generasi Supomo Guntur telah hadir untuk membuktikan bahwa Kota Makassar bukan milik segelintir orang tetapi Kota Makassar adalah milik Rakyat Makassar dan Makassar harus di pimpin oleh pemimpin yang tidak memikirkan kelompoknya saja, tutup Karaeng Tinggi. (Ron)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top