banner-1

Uncategorized

Quick Respon Kadis Perumahan, Sambangi Penerima Bantuan Stimulan

Makassar, metrotimur.com – Sebagai bentuk Quick respon, Kadis Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kota Makassar melakukan kunjungan pada salah satu penerima Bantuan Stimulan Pemberdayaan Swadaya ( BSPS ) Kementrian PU – PR di Kelurahan Mangasa Kecamatan Tamalate, Sabtu (5/7/17).

Sebelumnya berkembang informasi, salah satu warga penerima BSPS, Dg. Tippa, Warga Kelurahan Mangasa Kecamatan Tamalate keluhkan upah kerja renovasi bedah rumahnya.

Menanggapi hal tersebut Kadis Perumahan Kota Makassar, Ir. Fathur Rahim didampingi oleh Kasi Pencegahan dan peningkatan Kwalitas Dinas Perumahan, Sabaruddin, langsung turun meninjau kondisi warga tersebut.

Ir. Fathur Rahim mengatakan, ” tentu kami prihatin jika ada yang terjadi seperti itu , olehnya kami turun melihat langsung, setelah kami temui penerima BSPS tersebut, penerima BSPS, Andi Wahida Istri dari Dg. Tippa mengatakan, kami tidak pernah keluhkan soal upah kerja “, kutip Fathur Rahim.

Lanjut Fathur Rahim, bentuk bantuan BSPS tersebut memang ada mekanisme yang mengatur, bantuannya jenis stimulan dengan bentuk materi yang berasal dari Kementria PU -PR melalui Satuan Kerja Provinsi Sulsel , tetapi ini warga Makassar dan kami juga terlibat didalam pendataan untuk penerima bantuan stimulan tersebut , olehnya tentu menjadi perhatian kami di Dinas Perumahan.

Sementara itu, Penerima BSPS istri dari DG. Tippa mengatakan, ” kami tidak pernah mengeluhkan soal upa kerja, karena sebelumnya kami sudah sepakat dengan pemberi bantuan ( Satker) provinsi, bahwa untuk upah kerja memang bentuknya swadaya dengan kelompok kerja yang di bentuk, bahkan dituangkan dalam surat kesepakatan dengan kelompok kerja, kami hanya menerima material saja.

” memang sebelumnya ada sosialisasi terlebih dahulu, mulai dari alas hak, Domisil, kondisi rumah yang akan mendapatkan bantuan,kemudian untuk upah kerja juga terlebih dahulu kami disampaikan bahwa upahnya tidak ada, tetapi dikerjakan secara swadaya dengan kelompok kerja di bentuk dengan kata lain gotong royong, tanpa upah kerja “, terang Istri Dg. Tippa, Andi Wahida.

Baca juga :  Dinas Ketahanan Pangan Gelar Operasi Pasar Terpadu Jelang Idul Adha

Kelompok kerja yang dibentuk tersebut menurut Fasilitator dari Provinsi, Wahida menjelaskan, ” yang tergabung dalam kelompok kerja di tingkat kelurahan itu berasal dari para warga sebagai penerima BSPS, jadi setiap kelompok itu beranggotakan 15 orang, Kelompok kerja itulah yang berswadaya ( Gotong Royong) saling membantu tanpa di pungut upah kerja, Terang Ida.

Dalam kunjungan Kadis Perumahan ,Ir. Fathur Rahim, turut hadir
PPK BSPS provinsi Sulsel Iskandar Ismail, Asisten Ahli Pemberdayaan BSPS Sulsel, Herman , Fasilitator Kelurahan Provinsi Sulsel, Wahida. (Ron)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top